Berita Medan
Hari Lingkungan Hidup 2025, Rico Waas Serukan Warga Medan Kurangi Plastik, Perbanyak Daur Ulang
Rico Waas mengakui, di era modern saat ini masyarakat sangat bergantung pada plastik karena dianggap praktis, efektif, dan murah.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUNMEDAN.com, MEDAN– Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.
Apalagi setiap tahun masalah sampah di Kota Medan tidak lebih baik.
Bahkan banjir terparah terjadi salah satunya sebab masalah sampah dan penyumbatan drainase, sehingga 19 dari total 21 kecamatan se-Medan terdampak banjir November 2025
Ajakan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup Kota Medan Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Selasa (16/12/2025).
Menurut Rico, penggunaan plastik yang berlebihan telah menjadi persoalan serius yang berdampak langsung terhadap kondisi lingkungan, khususnya persoalan sampah di Kota Medan.
“Mari kita kembali mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik. Kita mulai menggunakan barang-barang yang bisa didaur ulang. Kadang-kadang kita sendiri juga sering lupa, semuanya pakai plastik,” ujar Rico Waas dalam sambutannya.
Rico Waas mengakui, di era modern saat ini masyarakat sangat bergantung pada plastik karena dianggap praktis, efektif, dan murah.
Namun, dampak jangka panjang dari sampah plastik yang sulit terurai sering kali luput dari perhatian.
“Kita harus benar-benar khawatir dengan kondisi persampahan, khususnya sampah plastik. Bumi kita seolah berteriak meminta perhatian. Kita harus mulai merawatnya kembali, menghijaukan bumi, dan mendaur ulang sampah-sampah tersebut,” tegasnya.
Ia menilai, persoalan sampah di Kota Medan sudah berada pada tingkat yang cukup genting.
Meski tidak melarang penggunaan plastik secara total, Rico menekankan bahwa penggunaan berlebihan tanpa kesadaran menjadi persoalan utama.
“Bukan berarti kita melarang sepenuhnya, tapi kalau sudah overload dan kita tidak aware lagi, itu yang berbahaya,” ucapnya.
Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup ini, Rico Waas berharap seluruh elemen masyarakat menjadikannya sebagai refleksi untuk bergerak bersama menjaga lingkungan, dimulai dari lingkungan tempat tinggal, sekolah, hingga kantor pemerintahan.
“Di ibu kota, penggunaan plastik sudah mulai berkurang. Medan sebagai kota metropolitan seharusnya juga lebih khawatir dan melakukan hal yang sama,” katanya.
Untuk menekan jumlah sampah plastik, Rico Waas meminta setiap kecamatan dan kelurahan segera memiliki bank sampah plastik.
| BKPSDM Medan: WFH/WFO Perdana, 3.798 ASN Terapkan Transformasi Budaya Kerja di 21 OPD |
|
|---|
| ASN Medan Dianjurkan Naik Sepeda hingga Kendaraan Listrik |
|
|---|
| BRIN dan DPR RI Dorong Pengolahan Sampah di Medan, Latih Warga Ubah Jadi Energi |
|
|---|
| Perampokan di Angkot Morina 81 Medan, Penumpang Nekat Loncat, 2 Orang Alami Luka Memar |
|
|---|
| Sempat Terlihat Kejang-kejang, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Dalam Parit di Medan Sunggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wali-Kota-Medan-Rico-Tri-Putra-Bayu-Waas-melihat-tumpukan.jpg)