Berita Medan
Landen Marbun Desak Jasa Marga Bersihkan Gorong-gorong Tol: Warga Jadi Kebanjiran!
Pengelola jalan tol itu diduga tidak memperhitungkan keselamatan warga yang menjadi korban banjir.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Landen Marbun, mendesak PT Jasa Marga mempercepat pembersihan sampah dan sedimentasi yang menutup gorong-gorong di bawah tol Tanjung Mulia.
Landen geram karena PT Jasa Marga seolah tidak bertanggungjawab.
Pengelola jalan tol itu diduga tidak memperhitungkan keselamatan warga yang menjadi korban banjir.
"Awal November 2025 kita sudah temukan penumpatan gorong-gorong ini, sudah disampaikan ke Jasa Marga tapi sampai sekarang tidak dibersihkan," ucap Landen Marbun kepada wartawan Tribun Medan, Jumat (12/12/2025).
Baca juga: Landen Marbun Kritik Pertamina: SPBU Ditutup, Korban Banjir tak Bisa Isi BBM!
Warga tidak bisa membersihkan gorong-gorong secara mandiri karena membentang sepanjang 50 meter.
Landen meminta PT Jasa Marga mengecek seluruh aliran air, jangan sampai kehadiran jalan tol malah membawa bencana kepada penduduk sekitar.
"Membangun tol ini berarti perencanaan yang salah. Kenapa Jasa Marga tidak memikirkan aliran air hulu ke hilir? atau minimal melakukan perawatan gorong-gorong secara berkala," katanya.
Dihubungi Tribun Medan, Humas PT Jasa Marga Herald Galingga, berjanji akan menindaklanjuti temuan ini.
Herald sudah menghubungi pengelola Tol Balmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa) untuk mengumpulkan data-data.
"Saya kebetulan di Jakarta. Informasi ini sudah saya sampaikan ke Tim Balmera. Hasil pengecekan lapangan dan data segera saya informasikan ya," ucap Herald via telepon.
Sisi terpisah, Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (SDABMBK), Gibson Panjaitan, mengakui adanya penumpatan gorong-gorong di bawah tol Tanjung Mulia.
Ia menyebut jika pembersihan sedimentasi terkendala karena tidak ada ruang kontrol.
"Panjang gorong-gorong 50 meter, kalau petugas masuk ke bawah takutnya sesak nafas. Kita harus utamakan keselamatan," ucap Gibson.
Gibson sudah berkoordinasi dengan Jasa Marga agar dibuatkan dua lubang kontrol, namun sampai saat ini Jasa Marga belum 'merestui' pembuatan lobang kontrol tersebut.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Satres Narkoba Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu Jaringan Internasional |
|
|---|
| Ditangkap di Cafe, Polrestabes Medan Masih Dalami Motif dan Modus Mr Roberto Sekap Istri Siri |
|
|---|
| Starpad.SMKS dan Z-One Dance Company Juara iForte National Dance Competition di Medan |
|
|---|
| Identitas Mahasiswa Unimed Tewas Kecelakaan di Citraland, Penjelasan Kasat Lantas Polrestabes |
|
|---|
| Surati Walikota, Warga Komplek Contempo Regency Medan Tolak Pembongkaran Tembok dan Taman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gorong-gorong-Tol-Tanjung-Mulia-mampet-membuat-aliran-air.jpg)