Prakiraan Cuaca
3 Kecamatan di Medan Utara Berpotensi Terendam Banjir Rob, BMKG: Tidak Perlu Panik
BMKG Wilayah I Medan menyebut ada 3 kawasan di Medan Utara yang berpotensi dilanda banjir rob.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- BMKG melihat adanya potensi banjir rob yang berlangsung pada 1 hingga 9 Desember 2025
- Kawasan yang berpotensi dilanda banjir rob adalah Medan Utara
- Ketinggian air maksimal bisa mencapai 2,7 meter
- BMKG mengimbau masyarakat tidak panik, karena banjir rob kali ini tidak ada kaitannya dengan rentetan cuaca yang berhubungan dengan Siklon Senyar
TRIBUN-MEDAN.COM,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan tidak menampik adanya potensi banjir rob yang bakal melanda kawasan Medan Utara.
Banjir rob adalah banjir yang terjadi di wilayah pesisir pantai akibat naiknya permukaan air laut pasang melebihi ketinggian daratan, sehingga air laut meluap ke daratan rendah.
Fenomena ini juga dikenal sebagai tidal flood atau banjir pasang-surut, yang biasanya bersifat sementara dan berlangsung saat air laut pada fase pasang tinggi.
Baca juga: 26 Kawasan di Sumut Terdampak Siklon Senyar, BMKG: Masih Berpotensi Hujan Lebat
BMKG Wilayah I Medan menyebutkan, bahwa kawasan yang berpotensi dilanda banjir rob adalah Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan.
"Pasang surut air laut sendiri merupakan peristiwa yang bersifat siklus (berulang) dan diakibatkan oleh gaya tarik bulan. Ketinggian pasang yang sudah melebihi threshold inilah yang berpotensi menyebabkan banjir di Wilayah pesisir Kota Medan Utara khususnya Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan," terang Forecaster BBMKG Wilayah I, Putri Afriza, Senin (1/12/2025).
Putri mengatakan, masyarakat tidak perlu panik dalam merespon kemungkinan bencana banjir rob tersebut.
Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Buruk di Sumut, Tapanuli Tengah dan Sibolga Masih Berpotensi Hujan
Ia menjelaskan, berdasarkan pengamatan BMKG, bahwa banjir rob di Medan Utara kali ini bukan merupakan runtutan peristiwa cuaca ekstrem lalu yang disebabkan karena adanya Siklon Senyar.
Siklon Tropis Senyar adalah sebuah siklon tropis yang berkembang sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh dan Selat Malaka.
Siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 43-49 knot (sekitar 80 km/jam) dengan tekanan udara minimum di pusat siklon sekitar 998 hPa.
Baca juga: Prakiraan Cuaca di Sumut Hari Ini Menurut BMKG, Hujan Sedang hingga Lebat Seharian
Siklon Senyar memicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat, gelombang tinggi, dan angin kencang yang berdampak pada wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan termasuk Tapanuli Selatan. Cuaca ekstrem ini menyebabkan banjir dan longsor di beberapa daerah di Sumatera Utara.
Siklon ini disebut juga sebagai bibit siklon tropis 95B yang naik status menjadi siklon tropis dan menyebabkan suplai uap air meningkat di wilayah barat Sumatera Utara, sehingga memperpanjang hujan deras dan cuaca tidak stabil.
"Masyarakat tidak perlu panik, tapi tetap waspada dan hati-hati," terang Putri.
Baca juga: Siklon Tropis 97S dan 98S, Akankah Berdampak Bagi Sumatera Utara? Begini Penjelasan BMKG
Prakiraan Cuaca Hari Ini
Putri turut membeberkan prakiraan cuaca hari ini di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Di Kota Medan, pagi ini cuaca terpantau cerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ratusan-rumah-masyarakat-bagan-percut-kecamatan-percut-seituan.jpg)