Prakiraan Cuaca

26 Kawasan di Sumut Terdampak Siklon Senyar, BMKG: Masih Berpotensi Hujan Lebat

BMKG Wilayah I Medan mencatat ada 26 kawasan di Sumatera Utara yang terdampak Siklon Senyar.

|
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
BMKG
SIKLON SENYAR- BMKG Wilayah I Medan menyebut bahwa sejumlah wilayah di Sumatera Utara saat ini sedang terdampak Siklon Senyar. Sejumlah kawasan berpotensi dilanda hujan lebat. 

Ringkasan Berita:
  • BMKG Wilayah I Medan menyebutkan bahwa sejumlah kawasan di Sumatera Utara terdampak Siklon Senyar
  • Siklon Senyar adalah sebuah siklon tropis yang berkembang sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh dan Selat Malaka
  • Ada 26 kawasan di Sumatera Utara yang terdampak Siklon Senyar
  • Wilayah yang terdampak itu berpotensi dilanda hujan lebat

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan menyebut bahwa sejumlah kawasan di Sumatera Utara saat ini terdampak Siklon Senyar.

Siklon Tropis Senyar adalah sebuah siklon tropis yang berkembang sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh dan Selat Malaka.

Siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 43-49 knot (sekitar 80 km/jam) dengan tekanan udara minimum di pusat siklon sekitar 998 hPa.

Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Buruk di Sumut, Tapanuli Tengah dan Sibolga Masih Berpotensi Hujan

Siklon Senyar memicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat, gelombang tinggi, dan angin kencang yang berdampak pada wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan termasuk Tapanuli Selatan. Cuaca ekstrem ini menyebabkan banjir dan longsor di beberapa daerah di Sumatera Utara.

Siklon ini disebut juga sebagai bibit siklon tropis 95B yang naik status menjadi siklon tropis dan menyebabkan suplai uap air meningkat di wilayah barat Sumatera Utara, sehingga memperpanjang hujan deras dan cuaca tidak stabil. 

Baca juga: Rumah Dinas Gubernur Sumut Bobby, Kapolda hingga Pangdam I/BB Tergenang Banjir

"Dalam satu minggu terakhir, wilayah Sumatera Utara dilanda hujan setiap hari. Data pengamatan curah hujan dari UPT BMKG di Sumatera Utara, tercatat intensitas hujan berada pada kategori lebat hingga ekstrem dengan durasi yang cukup lama. Nilai intensitas tertinggi tercatat di ARG Pakkat sebesar 238.4 mm (25 November 2025)," terang Kepala BMKG Wilayah I Medan, Dr Hendro Nugroho dalam siaran pers yang diterima Tribun-medan.com, Kamis (27/11/2025).

Petugas Brimob Polda Sumut mengevakuasi warga lanjut usia di Kecamatan Sarudik, Tapanuli Tengah, Rabu (26/11/2025), setelah banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah.
Petugas Brimob Polda Sumut mengevakuasi warga lanjut usia di Kecamatan Sarudik, Tapanuli Tengah, Rabu (26/11/2025), setelah banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah. (Tribunnews.com)

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Tapsel dan Tapteng Masih Hujan, Air di Jembatan Trikora Batangtoru Terus Meluap

Nugroho menerangkan, hujan lebat dengan durasi yang cukup lama juga tercatat di AGR Stamet F.L Tobing sebesar 229.7 mm (24 November 2025), ARG Tapanuli sebesar 176.4 mm (24 November 2025), pos hujan Hapesong, Tapanuli Selatan sebesar 149.7 mm (24 November 2025), ARG Teluk Dalam 157.6 mm (24 November 2025), ARG Arse 158.2 mm (25 November 2025), ARG Salak 110 mm (25 November 2025), dan AWS Hinai Langkat 93.8 mm (25 November 2025).

"Siklon tropis Senyar memberikan dampak peningkatan intensitas dan memicu potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga ekstrem, gelombang tinggi serta angin kencang di wilayah Sumatra Utara. Ditambah lagi dengan kondisi kelembapan udara di wilayah Sumatera Utara terpantau sangat tinggi, sehingga kondisi udara cukup basah yang semakin mendukung potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Sumatera Utara," terang Nugroho.

Baca juga: Distribusi BBM Terganggu Akibat Cuaca Buruk, Pertamina Lakukan Alih Suplai Darurat

Ia menjelaskan, berdasarkan faktor global, kondisi IOD negatif diprakirakan masih akan berlangsung hingga bulan Desember 2025.

Kondisi tersebut menambah asupan uap air di pantai barat Sumatera Utara.

"Gelombang atmosfer juga terpantau masih aktif di wilayah Sumatera Utara, sehingga turut berpotensi menambah asupan uap air di Sumatera Utara," terangnya.

Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Buruk di Sumut, Tapanuli Tengah dan Sibolga Masih Berpotensi Hujan

26 Wilayah Terdampak Siklon Senyar

BMKG Wilayah I Medan mencatat ada 26 wilayah di Sumatera Utara yang terdampak Siklon Senyar.

Ke 26 wilayah ini diperkirakan masih akan dilanda hujan dengan intensitas lebat.

Akibat cuaca ekstrim sejak Minggu (24/11/2025) hingga hari ini, Selasa (26/11/2025), sejumlah lokasi alami banjir di Taput. 
Akibat cuaca ekstrim sejak Minggu (24/11/2025) hingga hari ini, Selasa (26/11/2025), sejumlah lokasi alami banjir di Taput.  (Tribunnews.com/POLRES TAPUT)

Berikut adalah daftar wilayahnya:

  1. Langkat
  2. Medan
  3. Binjai
  4. Deli Serdang
  5. Karo
  6. Dairi
  7. Pakpak Bharat
  8. Tapanuli Tengah
  9. Kota Sibolga
  10. Tapanuli Selatan
  11. Kota Padang Sidempuan
  12. Tapanuli Utara
  13. Mandailing Natal
  14. Padang Lawas
  15. Padang Lawas Utara
  16. Simalungun
  17. Samosir
  18. Serdang Bedagai
  19. Kota Tebing Tinggi
  20. Humbang Hasundutan
  21. Nias
  22. Nias Selatan
  23. Nias Utara
  24. Nias Barat
  25. Kota Gunungsitoli
  26. Toba 
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved