Wali Kota Kenalkan Trend Nongkrong Sehat Minum Jamu
Wali Kota Medan yang sempat menantang para anak muda yang hadir untuk menjadikan minum jamu sebagai gaya hidup baru, atau trend.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Trend nongkrong sehat, menikmati minuman jamu sehat rasa rempah-rempah layak dicoba. Orang nomor satu di Pemko Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kadis UKM Perindag, Benny Iskandar Nasution sudah menikmati sajian herbal ala warisan leluhur Indonesia yang menjadi bagian produk UMKM di Kota Medan.
Warga Medan bisa menikmati aroma rempah menguar dari gelas dan botol-botol bening. Kunyit, jahe, kapulaga, secang, hingga cengkeh berpadu menghasilkan warna keemasan yang menggoda.
"Menariknya bukan di dapur rumah atau warung jamu keliling. Sajian UMKM minuman tradisional itu telah hadir di kafe bergaya modern, lengkap dengan interior kekinian dan musik akustik lembut di Jalan Pembangunan, Kelurahan Padang Bulan, Kota Medan," kata Benny Iskandar Nasution, Kamis (28/8/2025).
Baca juga: VIRAL Sosok Ryu Kintaro Dijuluki Bocil Perintis, Raup Omzet Rp1 Miliar dari Jual Jamu
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, hadir langsung saat pembukaan UMKM Ramuan Keraton Coffee & Herbal, kafe jamu pertama di Kota Medan. Kehadirannya disambut hangat para tamu, sebagian besar anak muda yang penasaran bagaimana jamu bisa naik kelas menjadi minuman nongkrong kekinian.
"Minum jamu itu warisan budaya orang Indonesia sejak dulu. Ke depan bila dikemas dengan baik, jamu bisa jadi tren baru anak muda juga. Ramuan Keraton mencoba mengampanyekan gaya hidup sehat nongkrong, tapi minumnya jamu," ujar Rico Waas
Menikmati tegukan jamu, kata Rico Waas, sudah tidak lagi identik dengan rasa pahit atau hanya diminum orangtua. Dengan racikan kreatif, jamu bisa tampil segar, lembut, dan tetap menyehatkan.
"Jamu pasti ada manfaat bagi kesehatan tubuh. Sekarang kita bisa nongkrong sambil mengampanyekan gaya hidup sehat," katanya.
Wali Kota Medan yang sempat menantang para anak muda yang hadir untuk menjadikan minum jamu sebagai gaya hidup baru, atau trend.
"Anak muda minum jamu? Yakin? Coba minum jamunya. Kalau kopi sudah jadi lifestyle, jamu juga bisa kita jadikan lifestyle baru," katanya.
Hadirnya UMKM Ramuan Keraton diharapkan memberi ruang baru bagi warga Medan untuk berkumpul, sekaligus mendorong UMKM kreatif berbasis kearifan lokal.
Pemilik Ramuan Keraton, Ferdi, bersama rekannya Panca, memperkenalkan menu khas mereka dengan nama unik. Di antaranya Sedar Jiwo dan Kuat Jiwo. Ramuan itu racikan rempah-rempah yang memiliki khasiat.
"Terbuat dari kunyit, jahe, kapulaga, secang, dan cengkeh, racikan ini diklaim bermanfaat untuk kesehatan tanpa tambahan bahan kimia. Kami ingin jamu bisa dinikmati semua kalangan, termasuk anak muda. Rasanya segar, ringan, bisa diminum panas atau dingin," kata Ferdi.
Tak berhenti di situ, mereka juga berencana menghadirkan konsep jamu artisan. Mulai dari sparkling jamu dengan soda hingga kreasi jamu rasa vanila.
"Harapannya menjadikan jamu bukan sekadar tradisi lama, tapi gaya hidup sehat masa kini," pungkasnya.
| Tingkatkan Nilai UMKM, Eks Gudang PTPN Tanjung Morawa Jadi Pusat Kuliner |
|
|---|
| Dari Palestina Hadirkan Cita Rasa Autentik Timur Tengah |
|
|---|
| Dope Cafe Berastagi Sajikan Burger Rendang Pertama di Sumatera Utara |
|
|---|
| Kuliner yang Tersembunyi di Deliserdang, Nagih Bikin Tidak Mau Berhenti |
|
|---|
| 5 Kuliner Medan Aneka Mie Sop yang Populer Karena Rasanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Trend-Hidup-Sehat-Wali-Kota-Medan-Rico-Tri-Putra-Bayu-Waas-bersama.jpg)