Bangun Sektor Pariwisata melalui Spot Baru, Pallombuan di Palipi Resmi Dibuka

Pemkab Samosir komit membangun sektor pariwisata dengan menambah spot-spot baru.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Eti Wahyuni
IST
Desa Wisata Pallombuan di Palipi telah diresmikan oleh Bupati Samosir Vandiko Gultom, Rabu (10/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Objek wisata DTW Pallombuan di Palipi, resmi dibuka yang ditandai Bupati Samosir Vandiko Gultom melakukan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, Rabu (10/12) lalu.

Objek Wisata Pallombuan menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) baru, dibangun pada tahun 2024 lalu melalui DAK fisik diantaranya panggung, kios kuliner, kios cinderamata, rumah doa, musala, area parkir, jogging track dan photobooth.

Objek wisata baru ini akan dikelola KDMP Merah Putih Desa Pallombuan. Peresmian Objek diisi dengan acara Karnaval Ulos, Opera Batak (sanggar Angel Elkanaen), hiburan rakyat yang dibawakan pemenang lomba band festival tahun lalu. Keseluruhannya mengangkat potensi yang ada di Kecamatan Palipi.

Bupati Samosir Vandiko Gultom mengatakan, sebagai KSPN, Pemkab Samosir komit membangun sektor pariwisata dengan menambah spot-spot baru. Ia terangkan, komitmen dan pembangunan ini terbukti dengan peresmian objek wisata Pallombuan melalui pola sinergitas anggaran dengan pemerintah atasan.

"Dibangunnya gedung di DTW ini hasil perhatian Menteri Pariwisata dengan anggaran Rp 7 miliar lebih. Tanpa sinergitas pembangunan tidak akan bisa cepat," kata Vandiko Gultom, Jumat (12/12)/2025).

Baca juga: Dampak Cuaca Buruk, Kunjungan Wisata ke Berastagi Menurun

Ia berharap objek dengan spot-spotnya  yang dibangun dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tak luput, ia juga menyampaikan terima kasih atas lahan yang sudah diberikan masyarakat.

"Hal ini, patut menjadi contoh mendukung pembangunan.  Kalau kita meminta pembangunan, hal yang utama adalah lahan yang harus clear and clean. Ini sudah dibangun kita jaga dengan baik. Jaga bersama-sama. Kami akan lebih bangga apabila kehadiran objek ini membawa peningkatan ekonomi bagi masyarakat," ungkapnya.

Koperasi Pengelola ditegaskan bertujuan meningkatkan kreativitas dengan teknologi untuk mengajak orang berkunjung. Pelaku UMKM yang tergabung dalam pengelolaan objek juga diminta memanfaatkan modal usaha dengan  bunga nol persen yang sudah diluncurkan Pemkab Samosir.

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved