Difasilitasi Kemenkum, HAKI Gratis untuk Pelaku Ekonomi Kreatif 

Dijelaskannya, para pelaku ekonomi kreatif diberi kesempatan untuk mendaftarkan karya atau produknya melalui Disbudparekraf Sumut.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
Plt Kadisbudparekraf Sumut Yuda Pratiwi saat diwawancarai beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumut memfasilitasi pendaftaran Hak Kekayaaan Intelektual (HAKI) secara gratis pada tahun 2026 ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kebudayaan Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kadisbudparekraf) Sumut Yuda Pratiwi mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif bisa naik kelas.
Selain itu, kata Yuda, program ini menjadi bentuk perlindungan sekaligus penguatan daya saing bagi pelaku ekonomi kreatif di Sumut.

“Makanya kami juga di tahun 2026 ini ada membuat kegiatan yaitu perlindungan pelaku ekonomi kreatif melalui fasilitasi HAKI secara gratis. HAKI ini adalah perlindungan hukum atas produk yang diciptakannya,” terangnya, Senin (6/4/2026).

Dijelaskannya, para pelaku ekonomi kreatif diberi kesempatan untuk mendaftarkan karya atau produknya melalui Disbudparekraf Sumut.

Baca juga: Percepat Target Triwulan I, Kemenkum Sumut Optimalkan Layanan Kekayaan Intelektual saat Ramadan

Kemudian, kata Yuda, pendaftaran tersebut akan difasilitasi hingga ke Kementerian Hukum Republik Indonesia.

“Karya atau produk yang didaftarkan akan divalidasi, diperiksa secara global, apakah mereka atau karya ini sudah ada di dunia, tidak boleh ada yang sama,” jelasnya.

Selain fasilitasi HAKI, Pemprov Sumut juga melakukan pembinaan terhadap pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Taman Budaya Sumut.

“Di Taman Budaya, kami ada pelatihan perfilman, kemudian ada workshop-nya. Tidak hanya diberi pelatihan, kami juga adakan event terkait itu. Sebenarnya sudah kami rencanakan sebelumnya supaya dunia perfilman Sumut kita bangkit,” jelasnya.

Dikatakannya, Pemprov Sumut juga tengah mengkaji rencana pembangunan creative hub di sekitar kawasan Sumut Sport Centre. 

Diharapkannya, creative hub ini dapat mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif sekaligus menjadi titik transit wisatawan.

“Kami buat kajian terkait tentang UMKM dan ekonomi kreatif yang akan kita ciptakan. Di situ mudah-mudahan bisa kami masukkan juga tempat transit untuk wisatawan yang datang,” jelasnya.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved