Berita Internasional
Istri dan Selingkuhan Kepergok Berhubungan di Mobil, Suami Cedera saat Halangi Keduanya Kabur
Seorang pria dijatuhi hukuman penjara selama enam minggu setelah tertangkap dalam keadaan telanjang bersama seorang wanita di area parkir umum.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria dijatuhi hukuman penjara selama enam minggu setelah tertangkap dalam keadaan telanjang bersama seorang wanita di area parkir umum.
Kasus tersebut menjadi perhatian setelah terungkap bahwa wanita yang bersamanya merupakan istri orang lain, serta insiden lanjutan yang menyebabkan suami wanita tersebut mengalami cedera.
Dikutip dari Mstar.com, Jumat (10/4/2026), perkara ini disidangkan di pengadilan Singapura di mana terdakwa, Chia Hiok Seah (51), mengaku bersalah atas dua pelanggaran, yakni berperilaku telanjang di tempat umum dan menyebabkan cedera terhadap suami dari wanita yang menjadi kekasihnya, Goh Yong Sern.
Selain hukuman penjara, pengadilan juga menjatuhkan sanksi tambahan berupa larangan bagi Chia untuk memiliki atau mengajukan semua jenis lisensi mengemudi selama satu tahun, yang berlaku sejak tanggal pembebasannya.
Ia juga dikenai denda sebesar 1.000 dolar Singapura atau sekitar Rp13 juta.
Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, peristiwa tersebut terjadi pada 28 Juni 2024 di kawasan Compassvale Bow, Sengkang, Singapura.
Pada hari kejadian, Chia diketahui bertemu dengan kekasihnya, Wong Shunyi, untuk makan malam sebelum mengantarnya pulang.
Namun, dalam perjalanan, keduanya berhenti di sebuah tempat parkir bertingkat. Di lokasi tersebut, mereka kemudian melepas pakaian dan melakukan hubungan intim di dalam kendaraan.
Sekitar pukul 02.00 dini hari, Goh Yong Sern yang saat itu sedang mencari istrinya, menemukan kendaraan yang digunakan oleh keduanya. Ia kemudian mencoba membuka pintu mobil tersebut, namun tidak berhasil.
Dalam upaya untuk menghentikan pasangan tersebut agar tidak melarikan diri, Goh kemudian memanjat bagian bagasi atau belakang mobil. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk usaha untuk menghalangi kendaraan agar tidak bergerak.
Meski mengetahui keberadaan Goh di bagian belakang kendaraan, Chia tetap menjalankan mobilnya. Tindakan tersebut menyebabkan Goh terjatuh dari bagasi mobil.
Akibat kejadian itu, Goh mengalami sejumlah cedera pada bagian tubuhnya, termasuk luka pada wajah, dada, tangan kanan, serta lutut kiri. Cedera yang dialami cukup serius hingga ia harus menjalani cuti medis selama 14 hari.
Dalam persidangan, jaksa penuntut menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Chia telah menyebabkan cedera yang seharusnya tidak terjadi. Jaksa juga menyatakan bahwa perbuatan tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai pembelaan diri, mengingat korban tidak memiliki kemampuan untuk menjangkau atau membahayakan terdakwa yang berada di dalam mobil.
Sementara itu, Chia dalam pembelaannya menyatakan bahwa dirinya bertindak demikian karena merasa takut akan diserang. Namun, alasan tersebut tidak diterima oleh hakim.
Pengadilan menilai bahwa tindakan mengemudikan kendaraan dalam kondisi tersebut merupakan keputusan yang berisiko tinggi dan membahayakan keselamatan orang lain. Hakim menegaskan bahwa terdapat pilihan lain yang seharusnya dapat diambil oleh terdakwa, seperti meminta bantuan atau membunyikan klakson untuk menarik perhatian.
| Usai Trump Putuskan Gencatan Senjata, Nasib Netanyahu Terpojok, Dianggap Gagal Capai Target |
|
|---|
| Suami Selingkuh Lagi meski Sudah Diberi Kesempatan Kedua, Istri Putuskan Cerai setelah Melahirkan |
|
|---|
| Tak Gratis, Iran Tetap Berlakukan Tarif 34 M per Kapal Melintasi Selat Hormuz Meski Gencatan Senjata |
|
|---|
| Iran Umumkan Tarif Lewat Selat Hormuz Harus Bayar Pakai Bitcoin, 800 Kapal Tanker Masih Tertahan |
|
|---|
| Inilah 10 Syarat Iran dalam Gencatan Senjata dengan AS, Keputusan Selat Hormuz hingga Nuklir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seorang-pria-alami-cidera-saat-menghentikan-mobil-yang-dikendarai-istri-1.jpg)