Berita Internasional

Suami Aniaya Istri hingga Tewas Gegara Masalah Sepele, Pelaku Tidur dengan Jasad Istri selama 2 Hari

Seorang pria didakwa melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri dan tetap tinggal bersama jasad korban selama dua hari.

eva.vn
DIANIAYA SUAMI - Ilustrasi istri tewas dianiaya. Seorang wanita tewas usai dianiaya suaminya gegara masalah sepele, Selasa (7/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria didakwa melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri dan tetap tinggal bersama jasad korban selama dua hari.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di distrik Khargone, negara bagian Madhya Pradesh, India.

Selain pelaku dan jasad sang istri, dua orang anak dari pasangan itu yang masih berusia balita juga berada di dalam rumah selama kejadian berlangsung.

Dikutip dari Mstar, Selasa (7/4/2026), tersangka diketahui bernama Jagdish Dabar, berusia 38 tahun.

Ia tinggal bersama korban yang merupakan istri keduanya, Reemabai, berusia 25 tahun, serta dua anak mereka yang masing-masing berusia tiga dan empat tahun.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, hubungan rumah tangga pasangan tersebut diketahui sering diwarnai pertengkaran.

Perselisihan yang terjadi umumnya dipicu oleh hal-hal sepele. Selain itu, tersangka juga disebut kerap menunjukkan perilaku kasar terhadap korban dalam kehidupan sehari-hari.

Pada malam kejadian, pertengkaran kembali terjadi antara keduanya. Insiden tersebut dilaporkan bermula dari permasalahan terkait makanan. Situasi kemudian berkembang menjadi semakin tegang hingga tidak terkendali.

Dalam kondisi emosi, Jagdish Dabar diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap istrinya.

Ia dilaporkan menyerang korban menggunakan sebatang kayu dan memukulnya secara berulang kali. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka parah di berbagai bagian tubuh.

Luka-luka yang diderita korban menyebabkan pendarahan hebat hingga akhirnya Reemabai dinyatakan meninggal dunia.

Tidak terdapat laporan mengenai upaya penyelamatan atau pertolongan medis yang diberikan kepada korban pada saat kejadian berlangsung.

Setelah menyadari bahwa istrinya telah meninggal dunia, tersangka tidak segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Sebaliknya, ia tetap berada di dalam rumah bersama jasad korban selama dua hari.

Selama periode tersebut, tersangka bahkan dilaporkan tidur di dalam kamar yang sama dengan jasad istrinya. Dua anak mereka yang masih berusia balita juga berada di dalam ruangan yang sama sepanjang waktu tersebut.

Peristiwa tersebut akhirnya terungkap setelah ayah tersangka melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut mendorong aparat untuk segera melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved