Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 25 Kg Sabu Lintas Provinsi, Speaker Mobil Jadi Tempat Penyelundupan
Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menggagalkan peredaran narkoba lintas Provinsi.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menggagalkan peredaran narkoba lintas Provinsi. Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 25 kilogram berhasil dicegat sebelum beredar. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Andy Arisandi mengatakan, modus para kurir mengirim narkoba terbilang baru, karena disembunyikan di dalam speaker mobil bagian belakang. Dari luar, sekilas tak ada yang aneh karena dianggap seperti pengeras suara pada umumnya.
Namun, begitu pembungkus speaker dibuka, 25 Kilogram sabu-sabu dibungkus dengan plastik hitam tersusun rapi di dalamnya. "Modusnya adalah, barang bukti sebanyak 25 kilogram narkotika jenis sabu, dikamuflase disimpannya dalam speaker yang sudah dimodifikasi, yang ditaruh di dalam mobil bagian belakang. Kemudian, barang bukti sabu sebanyak 25 kilo itu ditata dan dimasukkan ke dalam speaker," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Andy Arisandi, Rabu (8/6).
Dalam kasus ini sebanyak dua orang kurir ditangkap, yaitu ZFH (30), warga Desa Buket Pala, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, dan HND (28), warga Desa Telaga Meuku, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.
Berdasarkan pengakuan tersangka, barang haram dibawa dari Provinsi Aceh, hendak dikirim ke Provinsi Jambi. Tersangka juga mengaku sudah dua kali mengirimkan sabu-sabu lintas Provinsi. Pertama kali, keduanya berhasil mengirimkan sabu-sabu dan dibayar Rp 40 juta.
Karena pengiriman pertama berhasil, mereka mengirim untuk kedua kalinya dengan janji upah sebesar Rp 50 juta. Namun di perjalanan, keduanya sudah tertangkap personel Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumut, yang dipimpin Kasubdit I, AKBP Thomy Aruan.
Andy menjelaskan, mereka ngaku disuruh oleh seseorang berinisial IS, yang kini masih diburu. Mereka juga menyelidiki modus kemasan yang terbilang baru. Sabu dikemas menggunakan plastik berwarna hitam, berbeda dengan biasanya yang dikemas menggunakan bungkus teh China.
"Yang biasa kami ungkap, biasanya kami ungkapkan ada kemasan-kemasan tertentu yang mengidentifikasi, terkait dengan barang bukti. Makanya karena kemasannya baru, ini juga hal yang baru yang harus kita identifikasi,” katanya.
Baca juga: SEWAKAN Lahan Milik PTPN Puluhan Tahun, Anak Mantan Dandim Siantar Divonis Bebas
Gunakan Mobil Pribadi
KOMBES Andy menerangkan, pengungkapan ini berdasarkan informasi yang mereka peroleh adanya pengiriman narkoba dalam jumlah besar, menggunakan mobil pribadi.
Pada Senin 29 Juni kemarin, Unit 4 Subdit I melakukan penyelidikan, dan menghentikan mobil Honda City B 1183 HKP, di jalan lintas Sumatera, tepatnya Desa Beringin Jaya, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Begitu mobil berhenti, personel langsung mengamankan dua tersangka dan menggeledahnya. Personel yang memeriksa sempat mencari-cari dimana sabu-sabu disembunyikan.
Sampai akhirnya barang bukti ditemukan di dalam speaker mobil bagian belakang. "Menurut keterangannya dari tersangka, ini yang kedua kalinya,” katanya. (cr25/Tribun-Medan.com)
| Polda Sumut Pastikan Proses Laporan Ibu Tersangka yang Diduga Dianiaya Pejabat BNN |
|
|---|
| KRONOLOGI Pengungkapan Sabu 25 Kilogram di Medan: Modus Baru dalam Speaker Mobil |
|
|---|
| Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 25 Kg Sabu-sabu Lintas Provinsi, Narkoba Disimpan di Speaker Mobil |
|
|---|
| Goceng Sekali Pakai, Polisi Gerebek Usaha Rental Alat Isap Sabu |
|
|---|
| Jaringan Love Scamming Incar Warga Jepang, Petugas Imigrasi dan Polda Sumut Amankan Tujuh WNA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Direktur-Reserse-Narkoba-Polda-Sumut-Kombes-Andy-Arisandi-bersama-Kasubdit-I.jpg)