Proyek Nasional BRT Mebidang, Pemko Medan Pastikan Target Selesai Tepat Waktu
Pemerintah Kota Medan terus memacu percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kota Medan terus memacu percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang. Saat ini sejumlah BRT di sejumlah titik Kota Medan masih ditutupi seng, Rabu (29/4/2026)
Wali Kota Medan, Rico Waas menekankan pentingnya kepastian jadwal pengerjaan proyek agar masyarakat dapat melihat progres nyata transformasi transportasi massal di lapangan. Hal ini dipertanyakan saat rapat bersama Ditjen Perhubungan. “Keberadaan jadwal yang jelas sangat penting. Masyarakat harus tahu kapan proyek ini selesai, sehingga mereka memahami upaya pemerintah dalam mengurai kemacetan,” ujarnya, Rabu (29/4).
Proyek yang didukung pembiayaan dari Bank Dunia tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2027. Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap pelaksanaan lima paket pekerjaan.
Ke depan, sistem BRT Mebidang akan menghubungkan sejumlah titik strategis di Kota Medan dengan wilayah penyangga Binjai, Deliserdang. Layanan ini didukung hingga 273 unit armada bus dengan waktu tunggu (headway) sekitar 15 menit.
Baca juga: Wali Kota Medan Dukung Sosialisasi Jaminan Kecelakaan Kerja
Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Muiz Thohir, menjelaskan bahwa sistem transportasi ini akan dilengkapi teknologi Intelligent Transport System (ITS) dan Area Traffic Control System (ATCS) guna mendukung kelancaran arus lalu lintas.
"Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti pembangunan depo serta integrasi dengan angkutan pengumpan (feeder) yang menjangkau kawasan permukiman warga," katanya.
Rico Waas menegaskan, pembangunan BRT Mebidang bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari upaya mengubah pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih nyaman dan efisien.
Ia pun meminta Kementerian Perhubungan segera menyerahkan rincian kebutuhan teknis agar Pemko Medan dapat melakukan tindak lanjut secara cepat dan tepat sasaran. "Kita mengharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini mampu menjadikan BRT sebagai tulang punggung transportasi berkelanjutan serta solusi mobilitas bagi masyarakat di kawasan Mebidang," pungkasnya. (dyk/Tribun-Medan.com)
| Mirip dengan Konsep Jaklingko, BRT Mebidang Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini |
|
|---|
| Gibson Tegaskan Proyek Infrastruktur Halte BRT Mebidang Jangan Merusak Drainase dan Hak Pejalan |
|
|---|
| Pembangunan Halte BRT Mebidang di Jalan Balai Kota Medan Buat Macet Hingga Berjam-jam |
|
|---|
| Pembangunan Halte BRT Perdana Dimulai, Ditargetkan Selesai Desember 2024 |
|
|---|
| Berita Foto: INI Kata Dishub Kota Medan, Warga Keluhkan Bundaran Baru di Jalan Karya Wisata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wali-Kota-Medan-Rico-Tri-Putra-Bayu-Waas-rapat-bersama.jpg)