Wali Kota Medan Dukung Sosialisasi Jaminan Kecelakaan Kerja
Wali Kota Medan Rico Waas menyatakan dukungannya terhadap upaya sosialisasi pemanfaatan jaminan kecelakaan kerja bagi aparatur sipil negara (ASN).
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Rico Waas menyatakan dukungannya terhadap upaya sosialisasi pemanfaatan jaminan kecelakaan kerja bagi aparatur sipil negara (ASN). Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Eshmun di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (29/4).
“Baik, tinggal disosialisasikan ke pihak yang diinginkan. Kami akan membantu untuk mensosialisasikan kepada ASN,” ujar Rico Waas.
Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas juga membuka peluang kerja sama antara RSU Eshmun dengan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kesehatan. Kerja sama itu, kata dia, termasuk dalam penanganan korban kejahatan seperti begal yang membutuhkan penanganan medis cepat.
Sementara itu, Direktur RSU Eshmun, dr Jonni Sastra Manurung, mengatakan pihaknya ingin mendorong pemanfaatan jaminan kecelakaan kerja yang ditanggung Taspen bagi ASN. Menurutnya, selama ini masih banyak ASN yang belum memahami bahwa fasilitas tersebut dapat digunakan untuk pengobatan di RSU Eshmun.
Baca juga: Curi Tablet di Warung Gang Jagung, Polisi Medan Labuhan Tangkap Dua Pelaku
“Selama ini masih banyak yang belum memahami bahwa kecelakaan kerja bisa menggunakan Taspen. Karena itu kami membutuhkan dukungan Bapak Wali Kota untuk membantu sosialisasinya,” ujar Jonni.
Ia menjelaskan, ASN cukup menunjukkan kartu Taspen dan KTP untuk mendapatkan pelayanan medis di RSU Eshmun.Bahkan, kata dia, seluruh biaya pengobatan akan ditanggung hingga pasien dinyatakan sembuh. “Pasien cukup menunjukkan kartu Taspen dan KTP untuk langsung mendapatkan penanganan, sementara administrasi lainnya dapat menyusul,” katanya.
Lebih lanjut, Jonni menyebutkan layanan tersebut menjadi alternatif bagi ASN, khususnya yang berada di wilayah Medan bagian utara seperti Marelan dan sekitarnya.
Dengan adanya fasilitas tersebut, ASN tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman ASN terkait jaminan kecelakaan kerja semakin meningkat, sekaligus mempermudah akses layanan kesehatan di Kota Medan. (dyk/Tribun-Medan.com)
| Malangnya IRT di Medan, Korban Penipuan Asuransi yang Mobil Disita Paksa Debt Collector |
|
|---|
| Skenario Licik Kakak Bunuh Adik Kandung Demi Asuransi Rp 1 M, Diajak Mabuk-mabukan Lalu Dihabisi |
|
|---|
| Motif Pembunuhan Iwan Simanjuntak, Jasadnya Dibuang di Pinggir Jalan Munthe, Kakak Ingin Asuransi |
|
|---|
| TERNYATA Iwan Simanjuntak Dibunuh Kakaknya, Pelaku Ditangkap Saat Urus Surat Kematian di Polres Karo |
|
|---|
| Demi Asuransi, 10 Hari Usai Bunuh Adik Kandung, Wanita Ini Datangi Polres Karo Minta Surat Kematian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jaminan-Kecelakaan-Kerja.jpg)