400 Atlet Medan Akan Tampil di Porprovsu 2026

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pengurus.

TRIBUN MEDAN/HO
PAPARKAN PROGRAM - Ketum KONI Medan Aswindy Fachrizal (dua kanan) memaparkan program dalam Rapat Koordinasi Pengurus di Hotel Grand Sentral, Jalan Sei Blutu, Kota Medan, Rabu (11/3) malam. Rakor ini merupakan bagian dari persiapan menatap Porprovsu 2026. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pengurus yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama di Hotel Grand Sentral, Jalan Sei Blutu, Kota Medan, Rabu (11/3) malam.

Ketua Umum KONI Medan, Aswindy Fachrizal mengatakan, rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dalam mematangkan persiapan menghadapi Porprovsu 2026 yang waktunya semakin dekat.

“Karena waktunya sudah tidak lama lagi, saya berharap ada saran dan masukan dari seluruh pengurus mengenai langkah-langkah yang harus kita lakukan,” ujar Aswindy dalam keterangan resmi yang diterima Tribun Medan, Kamis (12/3).

Ia menjelaskan, meskipun kondisi anggaran yang dimiliki KONI Medan saat ini cukup terbatas akibat kebijakan efisiensi, pihaknya tetap berkomitmen mengirimkan atlet terbaik untuk bersaing di ajang olahraga bergengsi tingkat Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Aswindy juga berharap pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Kota Medan tahun 2026 nantinya terdapat penambahan alokasi anggaran untuk KONI Medan, sehingga program pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal.

“Mudah-mudahan pada PAPBD 2026 nanti ada penambahan anggaran untuk KONI Medan, sehingga pembinaan atlet bisa lebih optimal dan kita dapat mempersiapkan kontingen dengan lebih baik,” harapnya.

Dalam rapat tersebut, Aswindy juga memaparkan rencana jumlah kontingen Kota Medan yang akan diberangkatkan ke Porprovsu 2026. Saat ini, diperkirakan sekitar 400 atlet dari 28 cabang olahraga akan mewakili Kota Medan. Namun jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses finalisasi data dari masing-masing cabang olahraga.

Selain atlet, KONI Medan juga menyiapkan sekitar 75 pelatih yang akan mendampingi para atlet selama pertandingan. Jumlah tersebut bertambah sekitar 10 orang dibandingkan rencana awal dan masih memungkinkan mengalami penyesuaian.

Sementara itu, jumlah panitia yang disiapkan sebanyak 58 orang serta 20 ofisial. Dengan demikian, total keseluruhan kontingen Kota Medan yang direncanakan berangkat ke Porprovsu 2026 mencapai sekitar 553 orang. “Dengan jumlah kontingen yang cukup besar ini tentu kita membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Sementara kondisi dana yang tersedia saat ini masih sangat terbatas,” jelasnya.

Untuk mengatasi keterbatasan anggaran tersebut, KONI Medan berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Selain itu, pihaknya juga berharap adanya dukungan dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Medan agar dapat membantu memperjuangkan penambahan anggaran pada P-APBD.

“Kita akan mencoba menjalin kerja sama dengan sekitar 50 perusahaan, baik BUMN, BUMD maupun swasta. Mudah-mudahan upaya ini dapat membuahkan hasil dan memberikan dukungan bagi pembinaan olahraga di Kota Medan,” ungkapnya. 

Baca juga: Sekum KONI Medan Helty Susilo Tetap Rutin Olahraga Saat Ramadan, Sebut Kesehatan Lebih Berharga

Tak Ada Perusahaan Bekerjasama
KETUA Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Medan, Josef Yos, menilai langkah Ketua KONI Medan untuk mencari tambahan anggaran melalui kerja sama dengan berbagai pihak merupakan langkah yang positif.

Meski demikian, ia mengakui bahwa selama berkecimpung di dunia olahraga, kerja sama dengan perusahaan bukanlah hal yang mudah untuk diwujudkan. “Selama saya di olahraga, jarang sekali ada perusahaan yang mau bekerja sama secara langsung dengan cabang olahraga. Namun upaya seperti ini memang harus terus dilakukan,” ungkap Josef.

Ia menilai, olahraga tidak boleh hanya bergantung pada anggaran pemerintah melalui APBD semata. Oleh karena itu, diperlukan upaya kreatif untuk menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan yang ada di Kota Medan maupun di Sumatera Utara. “Ke depan kita tidak bisa hanya bergantung pada APBD. Kita harus bisa menjual olahraga ini agar menarik bagi perusahaan untuk bekerja sama,” katanya.

Josef pun menegaskan bahwa seluruh pengurus dan cabang olahraga harus mendukung setiap langkah yang dilakukan Ketua KONI Medan selama bertujuan untuk kemajuan dan perkembangan olahraga di Kota Medan. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved