Berita Medan

RUPST dan RUPSLB Tahun 2026, WOM Finance Catat Pembiayaan Rp5,94 Triliun di 2025

Dalam RUPST tersebut, WOM Finance membahas sejumlah agenda tahunan, antara lain persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
IST
RAPAT Direksi dan jajaran komisaris PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) saat menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 di Medan, Senin (30/3/2026). Dalam rapat tersebut, perseroan melaporkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp5,94 triliun. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin (30/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara fisik maupun elektronik menggunakan aplikasi yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yaitu Electronic General Meeting System KSEI (eASY .KSEI).

Dalam RUPST tersebut, WOM Finance membahas sejumlah agenda tahunan, antara lain persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. 

Selain itu, rapat juga menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2025, menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik untuk tahun 2026, serta menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan.

Agenda lainnya meliputi penetapan pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi untuk tahun buku 2026, penetapan besaran uang jasa dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah, serta penetapan gaji/honorarium dan/atau tunjangan bagi anggota Direksi tahun buku 2026.

Rapat diakhiri dengan penyampaian laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V tahun 2025.

Sementara itu, pada RUPSLB WOM Finance membahas beberapa agenda, diantaranya adalah persetujuan atas Perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait Penyesuaian terhadap Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2025 dan Persetujuan atas Rencana Mengalihkan Hak atau Menjaminkan Sebagian Besar atau Seluruh Piutang Milik Perseroan.

Djaja Suryanto Sutandar, Presiden Direktur Perseroan menyampaikan apresiasi
sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan seluruh stakeholder sepanjang tahun 2025. 

“Di tengah kondisi ekonomi dan persaingan bisnis yang cukup menantang, Perseroan
berhasil membukukan kinerja yang solid dan secara konsisten membagikan dividen kepada seluruh pemegang saham,” ujarnya.

Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025, Perseroan mencatat penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp5,94 triliun atau tumbuh 9,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Total aset meningkat 6,08 persen menjadi
Rp7,37 triliun dan ekuitas naik 4,81 persen menjadi Rp1,98 triliun.

Perseroan juga membukukan laba bersih Rp142,55 miliar dengan Return on Asset 2,41 persen dan Return on Equity 7,45 persen.

Sementara itu, kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio NPF gross 2,17 persen dan NPF net 0,95 persen.

“Perseroan menilai pencapaian tersebut menunjukkan pengelolaan risiko yang prudent serta penerapan prinsip kehati-hatian yang konsisten di tengah dinamika dan persaingan ketat di industri pembiayaan Indonesia,” jelasnya.

Cincin Lisa menambahkan sebagai upaya Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan, pada tahun 2025 WOM Finance telah melakukan penerbitan obligasi melalui skema Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp1,5 triliun. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Tags
RUPS
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved