Berita Tanjung Balai Terkini

Polres Tanjungbalai Perketat Pengawasan di Pelabuhan Teluk Nibung, Antisipasi Barang Ilegal Masuk

Polres Tanjungbalai memperketat pengawasan dan penjagaan di objek-objek vital guna mengawasi masuknya barang ilegal ke wilayah Indonesia.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERKETAT PENGAWASAN - Tim Patroli reaksi cepat (RPC) Polres Tanjungbalai memperketat pengawasan di Pelabuhan dan objek vital mengantisipasi masuknya barang-barang selundupan dan narkotika ke Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Tim gabungan patroli Polres Tanjungbalai memperketat pengawasan dan penjagaan di objek-objek vital guna mengawasi masuknya barang ilegal ke wilayah Indonesia.

Langkah ini diambil mengingat posisi geografis Kota Tanjungbalai yang memiliki akses laut Asahan dan berbatasan langsung dengan Malaysia.

Kedekatan wilayah ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya praktik-praktik penyelundupan yang dapat merugikan negara dan mengganggu stabilitas keamanan.

Oleh karena itu, penjagaan di titik-titik masuk utama kini menjadi prioritas utama pihak kepolisian setempat.

Kasi Humas Polres Tanjungbalai, IPDA Muhammad Ruslan, menerangkan bahwa Tim Patroli Reaksi Cepat (PRC) telah dikerahkan ke lapangan.

Tim ini merupakan bentukan khusus Kapolres Tanjungbalai, AKBP Welman Feri, yang dirancang untuk merespon cepat setiap bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Selain menyisir area pelabuhan, tim ini juga berfokus pada pengawasan barang bawaan penumpang guna mencegah masuknya komoditas terlarang dari luar negeri.

Fokus utama penjagaan dilakukan di Pelabuhan Teluk Nibung yang menjadi salah satu pintu masuk strategis di wilayah tersebut.

"Tim memperketat pengawasannya, dan objek-objek vital juga kita lakukan pengawasan, seperti pelabuhan yang ada di Teluk Nibung. Kita mengantisipasi ada penumpang yang membawa masuk barang-barang ilegal dari luar negeri," kata Kasi Humas Polres Tanjungbalai, IPDA Muhammad Ruslan, Sabtu (7/3/2026).

Patroli Sisir Rute Rawan Kejahatan

Selain mengantisipasi barang ilegal, pihak kepolisian juga mewaspadai masuknya narkotika dan obat-obatan terlarang melalui jalur laut.

Tim PRC tidak hanya berdiam di pelabuhan, namun juga melakukan patroli mobile di tengah kota untuk memberantas aksi kriminalitas jalanan.

Sasarannya meliputi pencegahan aksi begal, geng motor, hingga tawuran antar kelompok remaja yang meresahkan warga.

Dengan kehadiran petugas di lapangan secara rutin, diharapkan ruang gerak pelaku tindak pidana C3 (Curas, Curat, dan Curanmor) dapat dipersempit secara signifikan.

"Selain pelabuhan, tim juga dibentuk untuk melakukan patroli di Kota untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, aksi begal, geng motor, hingga tawuran," katanya.

Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan jaminan rasa aman bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved