Berita Kisaran Terkini

Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Kisaran, Ada 17 Adegan hingga Tudingan Keterlibatan Istri Siri

Unit Jatanras Polres Asahan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tragis yang menimpa Ananda Isnaini Putri (20) pada Kamis (2/4/2026).

TRIBUN MEDAN/Alif Al Qadri Harahap
IBUNDA ANANDA PUTRI - Susilawati, ibu ananda Isnaini Putri (20) yang meninggal dunia akibat diduga dianiaya oleh suaminya, Muhammad Ali (29) memohon petugas menghukum berat pelaku, Kamis, (2/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Unit Jatanras Polres Asahan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tragis yang menimpa Ananda Isnaini Putri (20) pada Kamis (2/4/2026).

Tersangka Muhammad Ali (29), yang merupakan suami korban, dihadirkan langsung untuk memperagakan kronologi kejadian yang terjadi pada awal Februari lalu.

Rekonstruksi dilakukan di dua lokasi berbeda guna memberikan gambaran jelas bagi penyidik mengenai rentetan aksi keji yang dilakukan oleh pelaku.

Sebanyak 17 adegan diperagakan oleh tersangka, mulai dari awal perselisihan hingga detik-detik korban menghembuskan napas terakhirnya akibat penganiayaan berat.

Ibu Korban Menangis saat Jalani Peran Sebagai Saksi Rekonstruksi

Kehadiran pihak keluarga korban di lokasi rekonstruksi membuat suasana berubah menjadi sangat emosional dan penuh isak tangis.

Susilawati, ibu kandung korban, tampak tak kuasa menahan air mata saat harus duduk sebagai saksi dan melihat langsung bagaimana anaknya dihabisi oleh pelaku.

Warga yang memadati lokasi juga tidak tinggal diam dan terus menyoraki Muhammad Ali dengan sebutan pembunuh saat ia memperagakan adegan demi adegan.

Petugas kepolisian harus bekerja ekstra ketat untuk mengamankan tersangka agar tidak menjadi bulan-bulanan massa yang tersulut emosi di lokasi kejadian.

Tudingan Keterlibatan Pihak Lain


Di sela-sela jalannya rekonstruksi, Susilawati mengungkapkan kecurigaan mendalam terhadap keterlibatan perempuan lain yang diduga istri siri pelaku berinisial M.

Keluarga korban meyakini bahwa perempuan tersebut mengetahui peristiwa pembunuhan tersebut namun diduga ikut menutupi jejak kejahatan Muhammad Ali.

Mega dituding membantu pelaku membawa jasad Ananda ke rumah sakit serta ikut membersihkan sisa-sisa bercak darah bekas penganiayaan di lokasi kejadian.

Ibu korban pun meminta pihak kepolisian untuk segera mengamankan dan memeriksa secara intensif keterlibatan perempuan tersebut dalam skenario pembunuhan ini.

"Tangkap istrinya si Mega itu. Dia tau kalau anak saya mati karena si Ali ini," kata Susilawati penuh emosi, Kamis (2/4/2026).

"Kami anakku diseret-seret. Dia juga yang bersihkan bekas penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku Muhammad Ali," tambahnya mengungkapkan kesedihannya.

Keluarga Minta Pelaku Muhammad Ali Dijatuhi Hukuman Mati

Keluarga korban merasa tindakan yang dilakukan oleh Muhammad Ali sudah sangat di luar batas kemanusiaan dan tergolong sangat sadis.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved