Sumut Terkini
Cuaca di Kota Siantar dan Sekitarnya tak Menentu, Dinkes Ingatkan Beberapa Potensi Penyakit
Suhu panas sepanjang hari, namun pada kondisi tertentu turun hujan lebat ditengarai akan menimbulkan potensi penyakit bagi masyarakat.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Cuaca yang tak menentu terjadi di Kota Pematangsiantar dalam beberapa pekan terakhir.
Suhu panas sepanjang hari, namun pada kondisi tertentu turun hujan lebat ditengarai akan menimbulkan potensi penyakit bagi masyarakat.
Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, dr Fitri Sari Saragih menyampaikan cuaca panas yang saat ini terjadi, tidak hanya membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu, namun juga menyebabkan terjadinya berbagai potensi penyakit yang dapat menyerang masyarakat.
"Bagi yang tidak melakukan persiapan dengan baik dan benar dalam menghadapi cuaca yang panas seperti saat ini, ada beberapa potensi datangnya penyakit," kata Fitri, Senin (4/8/2025).
Adapun persiapan yang bisa dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi cuaca panas, ujar Fitri adalah dengan rutin minum dan tidak menunggu haus; menggunakan sunscreen minimal SPF 30; hingga meminimalisir kegiatan seperti olahraga dan bermain di luar ruangan.
Berbagai persiapan yang telah disebutkan ini, merupakan upaya yang harus dilakukan oleh masyarakat untuk menghindari berbagai penyakit penyerta musim panas.
Beberapa penyakit akibat cuaca panas ya ini Dehidrasi, Heatstroke dan iritasi kulit yang ditandai dengan kelelahan, kulit kering serta warna air kencing yang keruh; Sakit kepala sebelah (Migrain) akibat terpapar panas matahari ataupun terpapar polusi yang berlebihan.
Kondisi panas dalam akibat kondisi cuaca yang panas dan diperparah dengan asupan makanan yang kurang tepat, seperti gorengan atau makanan pedas juga berpotensi.
"Cuaca panas ini juga bisa mengakibatkan demam tinggi akibat paparan sinar matahari, sehingga menyebabkan suhu tubuh meningkat. Apabila tidak mendapatkan penanganan, akan berbahaya dan merusak otak serta organ-organ vital di dalam tubuh kita," katanya.
Dengan mengetahui beberapa penyakit yang mungkin terjadi akibat cuaca yang panas seperti saat ini, diharapkan bisa membuat masyarakat jauh lebih waspada dan melakukan persiapan dalam menghadapi cuaca panas.
"Kurangi aktivitas di luar ruangan dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat cuaca panas, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat," kata Fitri.
(alj/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Gubsu Bobby Klaim Angka Kemiskinan di Sumut Menurun, Ini kata Pengamat |
|
|---|
| Terpidana Korupsi DJKA sebut Beri Uang Rp 425 Juta ke Ipar Jokowi, KPK Benarkan |
|
|---|
| Peneliti Telusuri Jejak Perjuangan Tn Raimbang Sinaga, Calon Pahlawan Nasional dari Simalungun |
|
|---|
| Pemkab Simalungun Kaji PMK Terbaru Soal Koperasi Merah Putih: Kita Hanya Pembinaaan Keuangan |
|
|---|
| Mahasiswi di Kisaran Disekap, Diduga Alami Kekerasan dan Pelecahan oleh Mantan Pacar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SOSIALISASI-KESEHATAN-Kabid-Kesmas-dr-Fitri-Sari-Saragih.jpg)