Sumut Terkini

Karhutla di Tongging Telah Padam, DLHK Sumut: 30 Hektare Lahan Hangus Terbakar

Dikatakan Zainuddin, kebakaran itu membuat 30 hektare hutan dan lahan di Kawasan Tongging hangus terbakar. 

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
DOKUMENTASI
KARHUTLA TONGGING- Sejumlah petugas sedang melakukan pemadaman Karhutla di Desa Tongging Kecamatan Merek Kabupaten Karo beberapa hari lalu. Saat ini, api tersebut sudah padam. 

TRIBUN-MEDAM.COM,MEDAN- Kebakaran Lahan dan Hutan di Desa Tongging, Kecamatan Mereka Kabupaten Karo yang terjadi sejak tiga hari lalu, akhirnya  padam. 

Kepala Bidang Perlindungan, Penegakan Hukum, dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (DLHK)Sumut, Zainuddin Harahap mengatakan, Karhutla di Tongging terjadi sejak Minggu (6/7/2025) malam dan berhasil dipadamkan pada Selasa (8/7/2025) kemarin

Dikatakan Zainuddin, kebakaran itu membuat 30 hektare hutan dan lahan di Kawasan Tongging hangus terbakar. 

"Kalau untuk tongging berdasarkan data yang kami terima ada 30 hektare lahan yang terbakar. Namun, saat ini api telah padam sebab, dua hari belakang hujan guyur Kabupaten Karo," jelasnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Kamis (10/7/2025) 

Zainuddin juga mengatakan, dirinya belum mengetahui penyebab Karhutla di Desa Tongging tersebut.

"Kalau penyebab masih dalam tahap penyelidikan lebih langsung. Yang pasti saat ini, tidak ada lagi Karhutla di sekitaran kawasan Danau Toba," ucapnya.

Meski sudah padam, pihaknya masih tetap berada di area Tongging untuk berjaga, jika adanya kebakaran kembali.

"Tim kita tetap berjaga di sekitaran Karhutla di Tongging," jelasnya.

Dijelaskannya, awal mula terjadinya Karhutla di Tongging karena hembusan angin dan jenis rumput di area itu adalah ilalang kering yang mudah terbakar. 

"Jadi area Karhutla ini terjadi di kawasan Hutan Lindung, areanya curam dan terjal. Bukan dekat permukiman warga. Selain itu, rumputnya berjenis ilalang kering sehingga mudah terbakar dan menyebar," ucapnya. 

Begitupun untuk daerah Samosir, lanjutnya sudah tidak ada Karhutla lagi. Sebab, beberapa hari belakang, daerah Samosir selalu hujan di sore hari. 

"Jadi baik di Samosir, Tongging, Silalahi sudah tidak ada lagi Karhutla semua telah padan," ucapnya.

(Cr5/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved