Berita Medan

Gadis Pedagang Es Kelapa Muda di Medan Dirudapaksa 4 Pria, Alami Nyeri Perut, Trauma Takut Hamil

Akibat peristiwa ini Lala mengaku merasa kesakitan pada bagian perut, pinggang dan saat buang air kecil, muncul bau menyengat.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pemerkosaan pada perempuan 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Seorang remaja perempuan bernama Lala (samaran) warga Kecamatan Medan Baru diduga menjadi korban rudapaksa empat orang pemuda.

Korban disekap, lalu digilir di dalam sebuah kamar indekos pelaku.

Akibat peristiwa ini Lala mengaku merasa kesakitan pada bagian perut, pinggang dan saat buang air kecil, muncul bau menyengat.

Ditambah, ia takut hamil anak hasil pemerkosaan lantaran para pelaku tidak menggunakan alat kontrasepsi.

"Perut, pinggang saya sakit. Kencing bau setelah kejadian. Mereka gak pakai pengaman, mengeluarkan sperma di dalam, makanya takut sekali hamil,"kata Lala saat diwawancarai, Jumat (31/1/2025).

Selain itu, Lala yang sehari-hari berdagang es kelapa muda merasa trauma buntut rudapaksa yang dialaminya.

Kemudian, ia merasa ketakutan beraktivitas karena lokasi ia berdagang dengan indekos pelaku berdekatan.

Sehingga ia meminta Polisi memproses laporannya dan menangkap para pelaku yang masih bebas berkeliaran.

"Mereka masih berkeliaran. Saya gak pernah ke pasar lagi. Ketakutan sama orang itu."

Diketahui, seorang remaja perempuan putus sekolah bernama Lala (samaran) menjadi korban rudapaksa empat pemuda.

Lala diduga dijebak oleh pelaku utama berinisial KV alias PT, hingga akhirnya digilir tiga pria lagi yang merupakan rekan pelaku utama.

Ditemui di kediamannya, Lala menceritakan awal mula peristiwa yang membuatnya trauma.

Ia mengungkap sudah mengenal KV alias PT sejak dua bulan lalu dan menjalin hubungan asmara.

Tepatnya pada Sabtu 25 Januari kemarin, korban yang sehari-hari berdagang es kelapa didatangi pelaku.

PT membuat janji dan meminta korban datang ke kamar indekosnya menghabiskan malam.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved