Berita Viral

PILU Perjuangan Tris Rizky 3 Kali Gagal Tes Sebelum Berangkat ke Jepang, Kini Tewas Kecelakaan Kerja

Pilu perjuangan Tris Rizky Akbar Reformansyah, WNI asal Palembang yang tewas kecelakaan kerja di Jepang. Perjuangan Tris Rizky untuk berangkat kerja

Editor: Liska Rahayu
Instagram
MENINGGAL KECELAKAAN KERJA - Tris Rizky Akbar Reformansyah , WNI asal Palembang meninggal akibat kecelakaan kerja di Jepang pada Senin (27/1/2025) sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Herci (34) kakak sulung korban menceritakan perjuangan adiknya yang sempat tiga kali gagal tes sebelum akhirnya berangkat ke Jepang. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pilu perjuangan Tris Rizky Akbar Reformansyah, WNI asal Palembang yang tewas kecelakaan kerja di Jepang.

Perjuangan Tris Rizky untuk berangkat kerja ke Jepang ternyata tidak semulus itu.

Herci (34) kakak sulung korban mengatakan, perjuangan panjang adiknya yang berkeinginan kerja di Jepang akhirnya berbuah manis, setelah sempat 3 kali mencoba dan gagal.

Pada tes yang keempat pada tahun 2023 lalu akhirnya Tris Rizky Akbar Reformansyah dinyatakan lulus dan berangkat ke Jepang lewat jalur resmi pada Juli 2024 lalu.

"Waktu yang tes ketiga tempatnya jauh berangkat subuh karena sampai di tempat lumayan capek tidak lulus. Alhamdulillah waktu tes yang keempat lulus," kata Herci saat dijumpai, Rabu (29/1/2025).

Sebelumnya Tris Rizky bekerja di Indomaret selama 5 tahun lebih, sambil bekerja setiap sore Rizky selalu menyempatkan waktu ke LPK untuk belajar bahasa Jepang.

"Setiap pulang kerja setengah 6 sore dia ke LPK buat persiapan berangkat ke Jepang, jadi pulangnya selalu malam," katanya.

Saking besar keinginannya bekerja ke negeri matahari terbit itu, Rizky merelakan gaji dan posisinya di tempat sebelumnya ia bekerja.

Bahkan Rizky akan dipromosikan menjadi kepala toko, namun ia tak mau dengan alasan mengalah ada karyawan yang lebih senior.

"Rizky itu di Indomaret sudah karyawan jadi asisten kepala toko, sebelum resign dari sana dia cerita kalau THR dia bakal 2 kali lipat gaji karena sudah masuk tahun keenam. Dan juga sebagai asisten kepala toko. Tapi Rizky rela melepaskan itu," tuturnya.

Keinginan yang kuat itu sempat ditolak oleh keluarga, namun Rizky berhasil meyakinkan keluarga dan ibunya.

"Karena tahun itu adalah kesempatan terakhir, takut usianya sudah lewat. Dedikasi dia kuat sekali mau kerja di Jepang, dilihat dari perjuangan dan pengorbanannya," katanya.

Lanjut dia sembari menunggu hasil tes, Rizky juga rela beralih profesi menjadi driver ojol demi membantu kebutuhan ibunya.

"Sempat driver ojol juga, kata dia tidak apa sedikit yang penting bisa kasih mama," katanya.

Dipulangkan 2 Februari

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved