Berita Viral

PENGAKUAN Wanita Desa di Puncak 15 Kali Kawin Kontrak dengan Pria Timur Tengah, Diupah Rp 8 Juta

Praktik kawin kontrak di puncak Bogor menarik perhatian media asing. Pemerintah telah berulang kali membongkar praktik kawin kontrak

Tayang:
dok
Ilustrasi nikah siri 

"Semua ini siksaan," akunya. 

"Yang ada dalam pikiranku, setiap saat, hanyalah ingin pulang."

Seorang perempuan lain, Nisa, ia telah menjalani lebih dari 20 kali pernikahan kontrak.

Kemudian ia meninggalkan praktik tersebut setelah menikah dengan seorang petugas imigrasi Indonesia. 

Ia kini memiliki dua orang putra dan bersumpah untuk tidak pernah kembali ke kehidupan sebelumnya.

Pernikahan sementara ini tidak diakui secara hukum di Indonesia.

Ini karena bertentangan dengan undang-undang perkawinan negara, yang dimaksudkan untuk mendukung hubungan jangka panjang dan stabil. 

Pelanggaran terhadap undang-undang ini dapat mengakibatkan denda, hukuman penjara, dan dampak sosial atau agama.

Setelah media Tiongkok meliput praktik ini, hal tersebut memicu diskusi di Weibo, dengan salah satu komentator menyarankan bahwa untuk mengubah keadaan para wanita tersebut, "mereka perlu diberdayakan melalui pendidikan dan keterampilan agar dapat mandiri."

Sementara itu sebelumnya, kisah gadis kembang desa yang tubuhnya berubah drastis karena diet juga menjadi sorotan.

Dulunya gadis di Vietnam ini digandrungi para pria.

Namun kini ia sedih karena tubuhnya hanya berbobot 19 kg.

Semua karena diet yang ia jalani.

Dilansir dari Sanook.com via TribunnewsMaker, Minggu (18/8/2024), awalnya gadis tersebut merupakan kembang desa yang banyak digandrungi oleh pria.

Dirinya tumbuh di keluarga bahagia dan memiliki saudara-saudara yang juga rupawan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved