Berita Viral

Pengakuan Korban Selamat Perampokan Satu Keluarga di Cimayang: Pura-pura Pingsan saat Dianiaya

Istri dari korban tewas bernama Haris itu berpura-pura tak sadarkan diri saat dianiaya oleh komplotan yang diduga berjumlah empat orang.

TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Elis, kerabat korban perampokan di Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Kamis (19/9/2024). (Muamarrudin Irfani) 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah pengakuan korban selamat perampokan satu keluarga di Cimayang, Bogor.

Resti, salah satu korban perampokan hinggga kekerasan di  Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor lolos dari maut.

Istri dari korban tewas bernama Haris itu berpura-pura tak sadarkan diri saat dianiaya oleh komplotan yang diduga berjumlah empat orang.

Hal itu diungkapkan oleh kerabat korban, Elis yang pertama kali mendatangi lokasi kejadian.

"Di situ dia (Resti) pura-pura pingsan karena pengen menyelamatkan diri lah, jadi si pelaku itu udah pada keluar sepi, mobil juga udah keluar kedengeran, langsung ngunci pintu, baru nelepon saya," ujarnya, Kamis (19/9/2024).

Setelah berhasil mengelabui pelaku, Resti bergegas menghampiri ibunya bernama Nining yang sudah tergeletak tak berdaya di dalam kamar karena turut dianiaya pelaku.

Elis, kerabat korban perampokan di Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Kamis (19/9/2024). (Muamarrudin Irfani)
Elis, kerabat korban perampokan di Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Kamis (19/9/2024). (Muamarrudin Irfani) (ribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Ketika dirasa situasi sudah kondusif dan pelaku sudah pergi meninggalkan rumah, Resti segera mengunci pintu kamar bersama anak dan ibunya dari dalam karena ketakutan.

Tak lama berselang, Elis dan suaminya tiba di lokasi setelah mendapat telpon darurat dari Resti yang meminta pertolongan.

"Aku masuk langsung ke kamar tujuan tuh kamar belakang, aku ketok-ketok dikunci, ternyata si pintu itu dikunci ditutup pake lemari belakangnya," ungkapnya.

Elis mengungkapkan, pada saat itu Resti masih sempat membukakan pintu kamar yang diganjalnya dari dalam sekuat tenaga.

Betapa terkejutnya dia ketika mendapati kakak dan keponakannya sudah tergeletak di kasur dalam kondisi tak berdaya.

"Ibunya udah tergeletak, nafas pun sudah tersendak-sendak, udah engga bisa ngapa-ngapain. Kalau resti masih bisa ngomong, masih sadar," jelas Elis.

Para Pelaku Sempat Minum Kopi di Teras Rumah

Satu keluarga dibantai perampok di rumah korban di Kampung Cimayang, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Tribunnews Bogor)
Satu keluarga dibantai perampok di rumah korban di Kampung Cimayang, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Tribunnews Bogor) (Tribunnews Bogor)

AKP Teguh menyebut komplotan perampok tersebut sempat disuguhkan kopi oleh korban tewas HS.

Ia menyebut, berdasarkan keterangan awal dari istri korban, para pelaku datang pada dini hari.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved