Berita Medan
Pembangunan Halte BRT Mebidang di Jalan Balai Kota Medan Buat Macet Hingga Berjam-jam
Akibatnya, terjadi kemacetan panjang di Jalan Balai Kota Medan sejak Senin (26/8/2024) hingga saat ini, Rabu (28/8/2024).
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
"Gimana ya, walaupun katanya nanti bermanfaat ketika sudah selesai. Kalau kaya gini menyusahkan. Apalagi, saya lihat di area penyempitan masih hanya ada pembatas saja," ucapnya.
Tri juga menyinggung soal pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang bakal berlangsung dalam waktu dekat.
"Kalau seperti ini jalanan Kota Medan tentu membuat kita sebagai tuan rumah malu. Apalagi acara PON berlangsung lama ya. Masalahnya ini jalan Inti Kota Medan," jelasnya.
Meskipun demikian, kata Tri pihaknya tidak bisa berbuat banyak.
"Ya meski saya naik kendaraan roda dua yang bisa nyalip. Tapi kalau sudah macet begini sama saja seperti bawa kendaraan roda empat. Tapi kita warga bisa apa, selain jadi penonton program-programnya Wali Kota Medan saat ini," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis meminta kepada masyarakat untuk menghindari area Jalan Balai Kota, jika tidak ingin terjadi kemacetan.
"Kita mohon dukungan dari warga dalam pembangunan BRT ini. Selain itu kita imbau agar masyarakat menghindari jalan Balai Kota sementara waktu," ucapnya.
Dikatakan Iswar, untuk kemacetan pasti terjadi di Balai Kota. Hanya saja, pihaknya juga sudah meminta bantuan ke pihak petugas keamanan untuk membantu mengurai kemacetan.
"Dalam hal ini, kita sudah berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk membantu kita juga dalam mengurangi kemacetan yang ada," jelasnya.
Untuk diketahui, Pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) perdana di Kota Medan ini dinamakan Bus Station (BS) 13 Lapangan Merdeka. Nantinya, ini akan menjadi percontohan halte lainnya.
Proyek ini merupakan proyek Kemenhub yang berkolaborasi dengan Kabupaten dan Kota Medan, Binjai dan Deliserdang (Mebidang).
Selain mendukung Proyek pembangunan punya Kemenhub ini, Pemko akan menyiapkan 60 bus listrik untuk program BRT ini.
Hal itu sebagai bentuk cara Pemko Medan untuk menarik minat masyarakat agar mulai menggunakan transportasi umum.
Anggaran yang digunakan dalam proyek ini, merupakan bantuan dari World bank dan Agence Francaise de Development (AFD). Proyek ini pun ditargetkan selesai Akhir Desember 2024.
Berdasarkan data Pemko Medan BRT Mebidang ini nantinya akan memiliki 32 Stasiun BRT, 527 unit bus, dan 696 pemberhentian bus, serta melayani 13 rute perjalanan sepanjang 561 Km dan 21 Km jalur khusus.
(cr5/tribun-medan.com)
| Anggota DPR RI Prananda Dukung Rico Waas Percepat Proyek Nasional PSEL dan BRT di Medan |
|
|---|
| Jelang Mayday, Wali Kota Medan Tekankan Pelayanan dan Ruang Aspirasi Buruh |
|
|---|
| Nelayan Tewas Tenggelam di Dermaga 103 Belawan, Terlilit Kopling Mesin Perahu Sendiri |
|
|---|
| Konvoi Bawa Sajam, Dua Pemuda Anggota Geng Motor Dibekuk Polisi |
|
|---|
| Rico Waas Memacu Percepatan Proyek Nasional BRT Mebidang, Pastikan Target Selesai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sejumlah-pengendara-sedang-melintasi-jalan-Balai-Kota-yang-macet-hingga-berjam-jam.jpg)