Berita Viral

SOSOK Dua Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan Sempurna Pasaribu Ditangkap, Siram Pertalite Campur Solar

Inilah sosok dua pelaku pembakaran rumah wartawan Tribata TV, Sempurna Pasaribu (40) di Kabanjahe, Sumatera Utara

|
KOLASE/TRIBUN MEDAN
SOSOK Dua Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan Sempurna Pasaribu Ditangkap, Siram Pertalite Campur Solar 

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah sosok dua pelaku pembakaran rumah wartawan Tribata TV, Sempurna Pasaribu (40) di Kabanjahe, Sumatera Utara.

Sosok dua pelaku pembakaran rumah wartawan Sempurna Pasaribu akhirnya ditangkap.

Dua pelaku pembakaran rumah Sempurna Pasaribu kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya terbukti sengaja menyiramkan pertalite campur solar ke rumah Sempurna.

Adapun identitas masing-masing pelaku yakni Yunus dan Rudi.

Yunus dan Rudi terekam dari beberapa kamera CCTV melakukan pengintaian di sekitar lokasi kejadian.

Selanjutnya, Yunus melakukan eksekusi membakar rumah korban.

Tim Polda Sumut dan Polres Karo berhasil menangkap dua terduga pelaku pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (Tangkapan Layar Video)
Tim Polda Sumut dan Polres Karo berhasil menangkap dua terduga pelaku pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (Tangkapan Layar Video) (Tangkapan Layar Video)

Tersangka Rudi ditangkap hari Sabtu (6/7/2024), dan YST ditangkap pada Minggu (7/7) sekira pukul 02.00 WIB.

Yunus terpaksa dihadiahi timah panas di kakinya karena mencoba melawan untuk melarikan diri.

Saat dimunculkan dalam konferensi pers, Senin (8/7/2024), Yunus pun harus naik kursi roda karena kakinya telah ditembus peluru.

Kapolda Sumut, Komjen Pol Agung Setya Imam menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pihaknya menemukan dua botol bekas air mineral yang didalamnya berisikan sisa bahan bakar campuran antara pertalite dan solar.

Botol bekas air mineral berisi bahan bakar minyak itu ditemukan sekira 30 meter dari rumah korban.

Baca juga: Otak Pembunuhan Wartawan di Karo Masih Bebas Berkeliaran, Keluarga Minta Polisi Tangkap Dalangnya

Baca juga: Masuk Bursa Gubernur Jawa Tengah, Begini Respon Casytha Arriwi Kathmandu Putri Bambang Pacul

Kemudian, dari hasil autopsi terungkap kerongkongan, saluran pernapasan hingga saluran pecernaan keempat korban terdapat jelaga atau material asap bekas bakaran.

"Sehingga kita lakukan pengembangan bagaimana barang itu (jelaga) bisa masuk," ucap Agung saat menggelar rilis di Mapolres Tanah Karo, Senin (8/7/2024).

Setelah mengambil sampel di empat titik, tim laboratorium forensik (labfor) memastikan abu yang tersisa dari bakaran karena bahan bakar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved