Berita Viral

MALUNYA Kades di Pekalongan, Warga Patungan Cor Jalan Rusak, Bantuan Kades Ditolak Mentah-Mentah

Kepala Desa Kebonagung, Kajen, Kabupaten Pekalongan menadaptkan rasa malu sebab warganya patungan membangun jalan yang rusak. 

|
HO
Kepala Desa Kebonagung, Kajen, Kabupaten Pekalongan menadapatkan rasa malu sebab warganya patungan membangun jalan yang rusak.  

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Desa Kebonagung, Kajen, Kabupaten Pekalongan mendapatkan rasa malu sebab warganya patungan membangun jalan yang rusak

Ratusan warga di desa tersebut mengumpulkan uang hingga Rp 166 juta untuk pembangunan jalan. 

Mereka melakukan swadaya agar bisa mengecor jalan rusak yang sudah bertahun-tahun lamanya. 

Warga juga menolak bantuan dari Kepala Desa untuk pembangunan jalan tersebut. 

Video warga ramai-ramai mengecor jalan yang rusak viral di media sosial.

Seorang warga berinisial B (50) mengatakan, perbaikan jalan ini menelan anggaran hingga Rp166 juta.

Warga berencana melakukan pengecoran jalan dengan panjang 250 meter dengan lebar 4 meter.

Uang ratusan juta tersebut murni dari hasil patungan warga karena jalan yang tidak kunjung diperbaiki pemerintah desa.

"Masyarakat kecewa dan warga sepakat untuk memperbaiki jalan dengan sistem swadaya. Karena warga merasa kurang diperhatikan dalam pembangunan," kata B.

Baca juga: Padahal Polisi Punya 4 Bukti, Firli Bahuri Masih Ngotot Bantah Terima Uang Rp 1,3 Miliar dari SYL

Baca juga: Warga Garut Mendadak Jadi Miliarder Usai Dapat Ganti Rugi Nyaris Rp17 Miliar Imbas Pembangunan Tol

Adapun, pengecoran jalan ini dilakukan mulai 22 Juni hingga 14 Juli 2024 mendatang.

Jalan pun otomatis ditutup warga selama kurang lebih tiga minggu.

"Kemarin pas ada legenonan, warga sepakat tidak mau bayar iuran," katanya.

"Kami kompak sedukuh enggak mau bayar karena ada kebutuhan lebih penting daripada urusan ruwat bumi", tambahnya, melansir dari Kompas.com.

Sementara itu, warga lainnya, Anto mengatakan bahwa warga ikhlas untuk patungan perbaikan jalan ini.

Menurutnya, jalan merupakan hal penting karena menyangkut mobilitas warga.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved