Viral Medsos
DINAS KESEHATAN Temukan 87 Siswa Sayat Tangan di Sekolah: Terpengaruh Konten-konten di Media Sosial
Dinas Kesehatan (Dinkes) Telah Menemukan 87 Siswa Melakukan Coretan Luka atau Sayatan Tangan di Sekolah: Ternyata Terpengaruh Konten-konten di medsos
Lusy juga selalu mengawasi sang anak saat berselancar di media sosial. Lusy tidak ingin masa depan buah hatinya hancur gara-gara terpengaruh konten TikTok.
"Pengawasan aku ke anak ya kasih nasihat biar enggak ikut-ikutan, terus selalu diawasi kalau anak-anak lagi buka TikTok, YouTube, atau yang lainnya. Sama membatasi pergaulannya juga sih," ungkap dia.
Terlepas dari upaya orangtua melindungi anaknya, menurut Indah dan Lusy, pihak sekolah dan pemerintah perlu melakukan pengawasan. Salah satu harapan Indah adalah Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) segera memblokir konten-konten kekerasan dan SARA.
Pihak TikTok juga diminta men-take down video-video yang sekiranya akan berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak.
(*/tribun-medan.com)
Artikel ini sebagian diolah dari Kompas.com dengan judul "Waswas Munculnya Fenomena Siswa Sayat Tangan di Sekolah, Berawal dari Tren Konten Media Sosial
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/FENOMENA-SISWA-SAYATI-TANGAN-DI-SEKOLAH.jpg)