Viral Medsos

DINAS KESEHATAN Temukan 87 Siswa Sayat Tangan di Sekolah: Terpengaruh Konten-konten di Media Sosial

Dinas Kesehatan (Dinkes) Telah Menemukan 87 Siswa Melakukan Coretan Luka atau Sayatan Tangan di Sekolah: Ternyata Terpengaruh Konten-konten di medsos

|
Editor: AbdiTumanggor
HO
FENOMENA SISWA SAYATI TANGAN: Dinas Kesehatan Temukan Puluhan Siswa Sayat Tangan di Sekolah: Terpengaruh Konten-konten di Media Sosial (HO) 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Telah Menemukan 87 Siswa Melakukan Coretan Luka atau Sayatan Tangan di Sekolah: Ternyata Terpengaruh Konten-konten di Media Sosial.

TRIBUN-MEDAN.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyebutkan ada luka akibat sayatan pada 76 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Rohmat Hidayat mengungkapkan, temuan itu didapati ketika Dinkes melakukan screening dadakan di sejumlah sekolah.

"Dari hasil screening, goresan atau coretan-coretan luka dilakukan dengan menggunakan pisau silet, pecahan kaca, penggaris, ujung pensil, dan jarum. Kita belum tahu jarum apa yang digunakan, laporan yang saya terima ada 76 anak,"  ujarnya, Senin (16/10/2023), dikutip dari Kompas.com.

Rohmat menambahkan, diduga siswa melukai lengan tangan mereka karena sejumlah permasalahan yang mereka hadapi. "Pengakuan mereka karena masalah dengan keluarga, teman, atau pacar. Realitanya seperti itu meski masih SMP mereka sudah memiliki pacar, baik di dunia nyata maupun di dunia maya," imbuh dia.

Rohmat mengaku telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan, Dinas KB l, sekolah serta Kemenag Magetan untuk menyikapi temuan tersebut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan akan melibatkan psikiater untuk mengetahui latar belakang permasalahan.

"Kita akan libatkan psikiater untuk mengetahui penyebab siswa melakukan hal tersebut sebelum kita membicarakan dengan orangtua siswa," ucapnya.

Ia menduga, mungkin bisa saja banyak siswa lain yang melakukan hal serupa di sejumlah daerah di Tanah Air. "Hal ini perlu dilakukan screening secepatnya".

Sebelumnya Ditemukan Hal Serupa Terhadap 11 Siswa Sekolah Dasar (SD) di Situbondo

Sebelumnya, sebanyak 11 siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur juga menyayat tangannya sendiri diduga akibat terpengaruh konten media sosial.

"Iya sebenarnya kasus melukai tangan sendiri itu dulu sering dilakukan anak SMP atau SMA yang patah hati,"ujarnya.

"Fenomena lama dulu itu, tetapi sekarang ini anak SD akibat terpengaruh dari trending media sosial seperti di TikTok," kata Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo Supiono, Selasa (3/10/2023). Pemkab, kata Supiono, tidak menganggap remeh fenomena tersebut.

Menurutnya, Pemkab telah menggelar pertemuan dengan pihak sekolah dan wali murid untuk memberi imbauan supaya pengawasan keseharian lebih diperhatikan.

Supiono juga menyatakan bahwa Dinas Pendidikan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang imbauan pemeriksaan siswa untuk tidak melakukan kegiatan yang merugikan diri sendiri.

"Iya sudah kami keluarkan Surat Edaran, intinya imbauan untuk semua tidak boleh melakukan demikian, guru lebih memperhatikan murid," katanya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved