Komplotan Pembobol ATM Ditangkap
3 Tahun Bongkar Mesin ATM, Bos Perampok Bisa Bangun Rumah di Kampung Halaman
Landi, bos perampok sindikat pembobol ATM bisa bangun rumah di kampung halamannya yang ada di Provinsi Sumatera Selatan
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
Dia juga berperan sebagai penyedia mobil rental yang dipakai.
Untuk tersangka Indra sebagai sopir dan memantau situasi berjalannya pembobolan mesin ATM.
Tersangka Andi Silitonga sebagai orang yang memantau mesin ATM, sebelum pembobolan.
Sementara tersangka Landi Messa berperan sebagai kapten atau pimpinan dalam kejahatan ini.
Baca juga: Malang, Wanita Hamil Tua Dijambret setelah Tarik Tunai di ATM, Uang Rp 1 Juta untuk Lahiran Digondol
Dia juga pemegang senjata api rakitan untuk mengantisipasi apabila aksi mereka diketahui.
Sebelumnya, Polda Sumut menangkap lima pelaku pembobolan mesin ATM lintas enam Provinsi.
Mereka beraksi sejak tahun 2020 lalu dengan total enam Provinsi diantaranya Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Total uang yang berhasil mereka himpun dari pembobolan mesin ATM antar lintas ini sekitar Rp 3 Miliar.
"Yang pertama sejak tahun 2020. Jadi sudah 3 tahun berjalan, 15 lokasi di 6 Provinsi. Cara bekerja mereka sudah terstruktur jadi ada yang bertugas untuk mengamati, atau menjadi orang survey untuk atm yang akan di bobol mereka akan berkomunikasi dengan tim eksekutor dengan peralatan,"kata Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi, Rabu (23/8/2023).
Baca juga: Patroli Objek Vital Malam Hari, Unit Pam Obvit Polres Nias Selatan Berjaga di Bank dan Mesin ATM
Agung mengemukakan, untuk di Sumatera Utara mereka beraksi di ATM bank BNI di Jalan Silangit, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara dan di ATM bank Mandiri di Jalan Aces Road Kwala, Kecamatan Medang Deras,Kabupaten Batubara.
Awalnya mereka mengamati Anjungan Tunai Mandiri (ATM), yang sepi, jarang dilalui masyarakat.
Setelah itu mereka masuk dan menyemprotkan cat ke kamera CCTV di lokasi. Kemudian mereka membongkar tempat penyimpanan uang menggunakan alat las dan linggis sampai terbuka.
"Usai terbuka, uang ratusan juta di dalam mesin diambil dan dibawa kabur."
Dari lima pembobol ATM ini dua diantaranya masih buronan. Polisi masih terus mengejar pelaku.
Lima dari pelaku yang ditangkap, empat ditembak polisi karena berusaha melawan petugas.
(Cr25/tribun-medan.com)