TRIBUNWIKI

SOSOK TNI Laksamana Muda TNI Kresno Buntoro, Angkat Bicara dalam Kasus Mayor Dedi Hasibuan

Baru-baru ini, Laksma TNI Kresno Buntoro mengemban jabatan baru sebagai Kepala Badan Pembinaan Hukum TNI (Kababinkum TNI).

Tayang:
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
HO
Sosok TNI Laksamana Muda TNI Kresno Buntoro 

Selain pendidikan formalnya, Kresno juga pernah mengikuti pelatihan militer khusus.

Sepamiluk Beasis dan Abri II (1989), Kursus Surveyor Maritim (1992), Latihan Militer II (1996), Dipangpung Banyamin (1997), Kursus Jabatan Oditur Militer (1997), Kursus Penyelesaian Konflik Klingendale, Belanda Diklapa II (2002), (1998), dan Sescoal Decrek XLII (2004).

Kemudian, Kursus Pelatihan HAM dan Humaniter (2006), Kursus Diplomasi (2010), Boundary Training Program on Maritime Boundaries Delimitation (2011), Maritime Security Course, NPS Montery, US (2014), Flag Officer Course Program (US Naval War College (2019).

Cresno Buntoro memulai karir militernya di Markas Besar ABRI, Spurs (1989-1990), Markas Besar Angkatan Laut (Bagian Hukum) (1990-1992), dan Badan Hidrografi dan Maritim Departemen Pertahanan (Bagian Hukum: Bagian Hukum Maritim dan Penerbangan, Bagian Hukum Perencanaan) (1999-2003).

Selanjutnya, beliau menjabat sebagai Kepala Seksi Hukum Laut di Diskumal (2005-2007), Kepala Seksi Hukum Internasional di Dinas Hukum Angkatan Laut (2010-2011), sebagai Kadiskum di Diskumal, Koarmavar (2011-2013), dan sebagai Kadiskum di Dinas Hukum Angkatan Laut (2013-2016).

Sosok TNI Laksamana Muda TNI Kresno Buntoro
Sosok TNI Laksamana Muda TNI Kresno Buntoro (HO)

Beliau juga pernah menjabat di Dinas Hukum Angkatan Laut sebagai Sekretaris Dinas Hukum Angkatan Laut (2018-2021), Kepala Dinas Hukum Angkatan Laut (2018-2021), dan Wakil Kepala Biro Pembinaan Hukum TNI (Mabes TNI). 

Kresno Buntoro memiliki pengalaman bekerja di tingkat nasional dan internasional.

Beliau telah ditunjuk sebagai anggota panitia kerja untuk perumusan undang-undang dan peraturan pemerintah di sektor maritim, serta untuk negosiasi, kerja sama, dan representasi di tingkat nasional dan internasional.

Secara khusus, beliau berpartisipasi sebagai anggota panitia kerja dalam penyusunan PP tentang ALKI, PP tentang Koordinat Garis Pangkal Pulau, PP tentang Alur Laut Kepulauan, UU tentang Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Penegakan Hukum di Perairan Indonesia, dan UU tentang Pertahanan Negara.

Pertemuan internasional yang pernah ia hadiri antara lain di Amerika Serikat, Australia, Inggris, Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, International Maritime Organisation (IMO), International Hydrographic Organisation (IHO), International Maritime Organisation Sessions, International Hydrographic Organisation Sessions, dan IHO Informal Meetings.

(cr30/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved