Keluarga Korban Mutilasi Marah ke Polisi Buntut Redho Disebut Terlibat Aktivitas Tak Wajar
Keluarga korban mutilasi bernama Redho Tri Agustian di Sleman tak terima anaknya yang bernama Redho Tri Agustian (20) disebut terlibat aktivitas tak w
Disisi lain, Endriadi belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait aktivitas tak wajar yang dilakukan korban dan kedua pelaku.
"Jadi terkait (itu), sementara bahasa kami (menggunakan) bahasa tidak wajar," katanya.
Wadirreskrimum Polda DIY AKBP Tri Panungko menambahkan, pihaknya berjanji akan membeberkan hasil pendalaman secara lengkap terkait kasus ini.
Termasuk menjelaskan apa maksud dari aktivitas tak wajar tersebut.
"Kita akan pasti sampaikan detailnya nanti, saya sampaikan, pendalaman membutuhkan waktu dengan mencocokkan dengan keilmuan terkait scientific investigation, psikologi forensik, psikologi klinis, tes DNA
Hasil ini kita cocokkan, (sehingga) data sudah akurat pasti kita sampaikan, kita tidak mau berspekulasi," tegas dia.
Tri melanjutkan, pihaknya juga sudah membentuk tim satgas siber.
Tim bertugas melakukan monitoring hasil digital forensik.
"Supaya tahu apa isi pembicaran di group-group (tak wajar) tersebut," ujarnya.
Ia juga sebelumnya meminta agr publik bersabar dan memberikan waktu karena masih pihaknya masih bekerja mengungkap kasus tewasnya R.
(*/TRIBUN-MEDAN.COM)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Baca juga: PERMINTAAN KHUSUS Keluarga Korban Mutilasi, Ingin Redho Dimakamkan Dekat Makam Nenek
Baca juga: Keluarga Naufal Zidan Mahasiswa UI Ogah Terima Maaf Pembunuh : Dia Harus Dihukum Mati!
Baca juga: Pembunuh Mahasiswa UI Terciduk Buang Jaket Penuh Darah dan Keringat di Sela Tembok Kontrakan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelaku-mutilasi-di-sleman-jogyakarta.jpg)