Dugaan Malapraktik

DUGAAN MALAPRAKTIK, RS Murni Teguh Dilaporkan ke Polda Sumut, Kaki Kiri Sakit, Kaki Kanan Dioperasi

RS Murni Teguh dilaporkan ke Polda Sumut oleh seorang pasien karena diduga melakukan malapraktik

Tayang:
HO
Manajemen RS Murni Teguh saat memberi bantahan 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- RS Murni Teguh dilaporkan ke Polda Sumut karena dituding melakukan dugaan malapraktik terhadap seorang pasien.

Adapun pasien yang melaporkan RS Murni Teguh ke Polda Sumut itu yakni seorang bidan dari Kota Sibolga.

Menurut informasi, dugaan malapraktik ini bermula saat pasien tersebut hendak berobat karena kaki kirinya sakit.

Namun, oleh pihak RS Murni Teguh, kaki kanan pasien yang dioperasi.

Baca juga: Korban Dugaan Malapraktik RS Murni Teguh Mau Berdamai, Tapi Minta Kompensasi

Kuasa Hukum RS Murni Teguh, Refman Basri mengatakan, mereka sudah tahu bahwa pihaknya dilaporkan ke Polda Sumut.

Namun Refman tidak mengaku bahwa petugas medis mereka melakukan dugaan malapraktik sebagaimana yang dilaporkan oleh pasien dimaksud.

"Permasalahannya begini, pada saat itu seorang pasien datang ke rumah sakit dengan mengeluhkan kaki kirinya sakit," kata Refman, Senin (19/12/2022).

Setelah mendengar keluhan pasien, pihak rumah sakit, khususnya dokter kemudian melakukan rontgen.

Baca juga: RS Murni Teguh Dituding Lakukan Malapraktik, Seorang Wanita Terpaksa Menopause Dini

Dari hasil rontgen, ditemukan tulang tumbuh tumit kaki kanannya dengan panjang 3 cm dan punggung kaki sepanjang 2 cm.

"Sementara kaki kiri yang dikatakan pasien masih sakit itu dalam keadaan bengkak, sehingga tidak bisa dilakukan operasi," kata Refman.

Lalu, lanjut Refman, karena dokter menemukan masalah pada kaki kanan pasien, maka dilakukan lah operasi.

Diduga, karena masalah ini pula pasien tersebut kemudian melapor ke Polda Sumut.

Baca juga: Happy Damanik Diduga Jadi Korban Malapraktik, RSUD Amri Tambunan Tutupi Hasil Pemeriksaan

Pasien tidak terima kaki kanannya dioperasi, lantaran sebelumnya yang dikeluhkan adalah kaki kiri.

Meski begitu, Refman mengatakan dokter rumah sakit sudah memberi penjelasan kepada pasien sebelum melakukan operasi.

Ia pun menyebut bahwa dugaan malapraktik ini cuma kesalah pahaman saja. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved