Breaking News

News Video

RUSIA Ajukan 3 Syarat Ini untuk Hentikan Invasi kepada Ukraina, Begini Penjelasan Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut ada tiga syarat yang harus dipenuhi jika perang harus dihentikan.

Seperti diketahui, invasi yang dilakukan militer Rusia telah terjadi sejak Kamis (24/2) lalu.
Serangan besar-besaran terjadi di sejumlah kota di Ukraina yang memakan korban jiwa.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina sesudah berlangsung lebih dari seminggu.

Desakan dari berbagai negara untuk mengakhiri perang tersebut hingga saat ini terus menggema.

Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut ada tiga syarat yang harus dipenuhi jika perang harus dihentikan.

Baca juga: JENDERAL Top Rusia Tewas Ditangan Penembak Jitu Ukraina, Punya Jabatan Penting di Rusia

Baca juga: Pejabat Ukraina yang Pro Rusia Tewas seusai Diculik dari Rumahnya, Punya Kekayaan Melimpah

Putin menegaskan, perdamaian hanya akan datang ke Ukraina, jika menerima tiga prasyarat yang ditetapkan Rusia.

Dalam panggilan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron beberapa waktu lalu, Putin menyatakan bahwa Rusia siap bernegosiasi dengan perwakilan Ukraina.

Namun, Putin menekankan bahwa solusi damai untuk Ukraina hanya mungkin jika "kepentingan keamanan Rusia yang sah dijamin".

Syarat pertama yang diajukan Putin yakni kedaulatan Rusia atas Semenanjung Krimea diakui.

Kemudian yang kedua de-militerisasi dan de-fasis Ukraina.

Serta yang terakhir memastikan Ukraina tetap bersikap netral.

Dikutip dari TribunCirebon.com via berbagai sumber, dalam sambungan telepon itu, Macron juga memohon Putin untuk mengabulkan permintaan masyarakat internasional.

Di antaranya, yakni menghentikan semua serangan terhadap warga sipil dan sasaran sipil di Ukraina.

Melindungi keselamatan semua warga sipil dan fasilitas sipil di Ukraina.

Baca juga: Akibat Sanksi Ekonomi, Rusia Ancam Lakukan Hal Ini ke Uni Eropa, Perancis dan Jerman Mulai Khawatir

Baca juga: Rusia Sebut Ukraina Telah Melakukan Provokasi Mengerikkan, Sabotase Serang PLTN Terbesar Eropa

Kemudian memastikan keamanan di jalan-jalan pusat, terutama di selatan Kota Kyiv.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved