News Video
Pejabat Ukraina yang Pro Rusia Tewas seusai Diculik dari Rumahnya, Punya Kekayaan Melimpah
Pejabat Ukraina yang dilaporkan tewas itu bernama Volodymyr Struk, Struk ditemukan tewas dalam kondisi mengalami luka tembak di jantung.
Volodymyr Struk disebut sebagai "pengkhianat" setelah "dihakimi oleh pengadilan-pengadilan rakyat."
TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang pejabat Ukraina yang pro-Rusia dilaporkan tewas setelah diculik dari rumahnya.
Tewasnya korban justru disyukuri oleh pihak Kementerian Dalam Negeri Ukraina, karena dianggap sebagai 'pengkhianat'.
Pejabat Ukraina yang dilaporkan tewas itu bernama Volodymyr Struk (57).
Saat ditemukan, Struk tewas dalam kondisi mengalami luka tembak di jantung.
Baca juga: JENDERAL Top Rusia Tewas Ditangan Penembak Jitu Ukraina, Punya Jabatan Penting di Rusia
Melansir New York Post, Struk merupakan Wali Kota Kreminna sejak tahun 2020.
Pada 1 Maret lalu, istri Struk memberi tahu polisi bahwa suaminya diculik oleh pria berkamuflase.
Hingga akhirnya, jasad Struk ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Kabar itu dibenarkan oleh penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashchenko dalam sebuah unggahan Telegram.
“Ada satu pengkhianat yang berkurang di Ukraina. Wali kota Kreminna di wilayah Luhansk, mantan wakil parlemen Luhansk ditemukan tewas,” Anton Gerashchenko, seorang penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, menulis dalam sebuah unggahan di Telegram.
Baca juga: RUSIA Ajukan 3 Syarat Ini untuk Hentikan Invasi kepada Ukraina, Begini Penjelasan Putin
Baca juga: Rusia Sebut Ukraina Telah Melakukan Provokasi Mengerikkan, Sabotase Serang PLTN Terbesar Eropa
Gerashchenko mengklaim bahwa Struk adalah "pendukung Republik Rakyat Luhansk" yang pro-Rusia.
Menurutnya, Struk memiliki kekayaan yang melimpah yang diduga berasal dari pemberian Rusia.
"Dia punya banyak uang, kemungkinan diberikan kepadanya oleh Rusia," tulis penasihat itu.
Gerashchenko menganggap Struk sebagai "pengkhianat" setelah "dihakimi oleh pengadilan-pengadilan rakyat."