News Video
Rusia Sebut Ukraina Telah Melakukan Provokasi Mengerikkan, Sabotase Serang PLTN Terbesar Eropa
Kementerian Pertahanan Rusia menyalahkan Ukraina atas serangan ke pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia.
Juru bicara PLTN Zaporizhia, Andrei Tuz menuturkan bahwa terbakarnya PLTN ini atas ulah Rusia.
Ia pun kemudian meminta agar Rusia menghentikan serangan.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kementerian Pertahanan Rusia menyalahkan Ukraina atas serangan ke pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia.
Rusia mengklaim bahwa serangan tersebut dilakukan oleh pihak Ukraina sendiri yang telah melakukan sabotase.
Baca juga: RUSIA Ajukan 3 Syarat Ini untuk Hentikan Invasi kepada Ukraina, Begini Penjelasan Putin
Dikutip dari The Straits Times, Rusia menganggap bahwa Ukraina kini telah melakukan provokasi mengerikkan.
Juru bicara kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa pembangkit tenaga nuklir ini sudah beroperasi normal di daerah tersebut dan ada pada kendali Rusia sejak 28 Februari.
Juru bicara Igor Konashenkov menyebut bahwa pada Jumat (4/3/2022), patroli garda nasional Rusia yang berjaga di wilayah pembangkit listrik Zaporozhye tersebut telah disabotase dan diserang kelompok Ukraina.
"Namun, tadi malam di wilayah yang berdekatan dengan pembangkit listrik, sebuah upaya dilakukan oleh rezim nasionalis Kyiv untuk melakukan provokasi yang mengerikan," kata juru bicara Igor Konashenkov.
"Pada 4 Maret sekitar pukul 02.00 saat patroli wilayah yang dijaga berdekatan dengan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye, patroli keliling Garda Nasional diserang oleh kelompok sabotase Ukraina," katanya.
Baca juga: Pejabat Ukraina yang Pro Rusia Tewas seusai Diculik dari Rumahnya, Punya Kekayaan Melimpah
Mereka disebut terlibat baku tembak dan provokasi.
Kelompok provokasi itu dikatakannya telah melesatkan tembakan ke arah prajurit Rusia lewat jendela dan kompleks pelatihan di luar pembangkit listrik.
Sampai akhirnya, patroli Rusia melakukan pembalasan serangan.
Diklaim pihak Rusia bahwa kelompok sabotase tersebut kemudian melakukan pembakaran dan pergi.
Baca juga: JENDERAL Top Rusia Tewas Ditangan Penembak Jitu Ukraina, Punya Jabatan Penting di Rusia
Baca juga: Akibat Sanksi Ekonomi, Rusia Ancam Lakukan Hal Ini ke Uni Eropa, Perancis dan Jerman Mulai Khawatir
"Untuk memprovokasi tembakan balasan ke gedung, tembakan senjata ringan berat diarahkan ke prajurit Garda Nasional Rusia dari jendela beberapa lantai kompleks pelatihan yang terletak di luar pembangkit listrik," ucapnya.
Diketahui, video terbakarnya pembangkit nuklir ini diungkapkan Ukraina dilakukan oleh kelompok Rusia.
Tampak bangunan tersebut terbakar dibarengi peluru yang beberapa kali melesat.
Juru bicara PLTN Zaporizhia, Andrei Tuz menuturkan bahwa terbakarnya PLTN ini atas ulah Rusia.
Ia pun kemudian meminta agar Rusia menghentikan serangan.
"Akibat penembakan oleh pasukan Rusia di PLTN Zaporizhia, kebakaran terjadi," kata Andrei Tuz.
(Tribun-Video.com)