Breaking News

News Video

JENDERAL Top Rusia Tewas Ditangan Penembak Jitu Ukraina, Punya Jabatan Penting di Rusia

Kabar kematian Mayor Jenderal Andrey Sukhovetsky ini memang belum dikonfirmasi secara resmi oleh Kementerian Pertahanan Rusia.

Pria berusia 47 tahun itu adalah seorang veteran yang sangat dihormati yang diangkat sebagai wakil komandan tentara divisi ke-41 pada Oktober 2021.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Jenderal top Rusia dikabarkan tewas dalam pertempuran sengit di Ukraina.

Mayor jenderal tersebut merupakan wakil komandan tentara militer pusat Rusia.

Ia dikabarkan tewas seusai ditembak oleh penembak jitu Ukraina.

Dikutip dari Dailymail, kabar kematian Mayor Jenderal Andrey Sukhovetsky ini memang belum dikonfirmasi secara resmi oleh Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca juga: RUSIA Ajukan 3 Syarat Ini untuk Hentikan Invasi kepada Ukraina, Begini Penjelasan Putin

Mayor Jenderal Andrey adalah wakil komandan Tentara Gabungan ke-41 Distrik Militer Pusat Rusia.

Ia dikabarkan tewas pada Kamis (3/3/2022) saat pasukan Ukraina berhasil menangkis serangan Rusia.

Kabar kematian dari Mayor Jenderal Andrey ini dikabarkan oleh rekannya, Sergey Chipilyov dan telah diumumkan oleh pemberitaan Rusia dan Ukraina.

Dalam pemberitaan tersebut, dikabarkan bahwa jenderal tinggi ini dibunuh atau tewas karena penembak jitu dari Ukraina.

Mayor Jenderal Andrey Sukhovetsky adalah tokoh Rusia paling senior yang tewas dalam konflik Rusia vs Ukraina.

Chipilyov, Persatuan Pasukan Lintas Udara Rusia, mengonfirmasi kematian Sukhovetsky di media sosial yang mungkin merupakan bukti paling pasti dari kematian sang jenderal.

Dengan rasa sakit yang luar biasa, kami menerima berita tragis tentang kematian teman kami, Mayor Jenderal Andrey Aleksandrovich Sukhovetsky, di Ukraina selama operasi khusus.

Baca juga: Akibat Sanksi Ekonomi, Rusia Ancam Lakukan Hal Ini ke Uni Eropa, Perancis dan Jerman Mulai Khawatir

Baca juga: Pejabat Ukraina yang Pro Rusia Tewas seusai Diculik dari Rumahnya, Punya Kekayaan Melimpah

"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarganya," tulis postingan tersebut.

Pria berusia 47 tahun itu adalah seorang veteran yang sangat dihormati yang diangkat sebagai wakil komandan tentara divisi ke-41 pada Oktober 2021.

Sebelum itu, ia memimpin Divisi Serangan Lintas Udara ke-7 di Novorossiysk selama tiga tahun, dan telah menyelesaikan beberapa penempatan tempur dalam perang Chechnya, Abkhazia dan intervensi di Suriah.

Sementara itu, sejauh ini, sebanyak 498 tentara Rusia telah tewas.

Sementara 1600 di antaranya terluka atas operasi serangan yang dilakukan militer Ukraina.

(Tribun-Video.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved