Breaking News

News Video

Akibat Sanksi Ekonomi, Rusia Ancam Lakukan Hal Ini ke Uni Eropa, Perancis dan Jerman Mulai Khawatir

Negara yang dipimpin Vladimir Putin ini membalas dendam kepada Uni Eropa dengan berhenti memasok gas alam.

Sementara itu, negara Eropa lain yakni Jerman juga telah bersiap menghadapi ancaman dari Putin.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Rusia ternyata tak tinggal diam setelah dijatuhi berbagai sanksi oleh negara-negara Uni Eropa.

Negara yang dipimpin Vladimir Putin ini membalas dendam kepada Uni Eropa dengan berhenti memasok gas alam.

Ancaman ini pun membuat negara Uni Eropa semakin khawatir, termasuk Prancis dan Jerman.

Baca juga: Pejabat Ukraina yang Pro Rusia Tewas seusai Diculik dari Rumahnya, Punya Kekayaan Melimpah

Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan warganya agar bersiap menghadapi resesi akibat invasi Rusia ke Ukraina.

Ancaman ini muncul setelah Rusia dikabarkan berhenti memasok gas alam untuk seluruh pasar Uni Eropa.

Aksi ini disebut sebagai bentuk balas dendam akibat diberlakukannya sanksi ekonomi, yang membuat nilai mata uang Rusia, Rubel merosot drastis.

Dikutip dari The Guardian, keberadaan Rusia di benua Eropa memang sangat penting.

Hal ini lantaran negara pimpinan Vladimir Putin tersebut merupakan salah satu penyuplai gas alam terbesar di Eropa, dengan memasok sekitar 40 persen gas per tahun.

Jika nanti Rusia benar-benar menghentikan ekspor gas alamnya, tentu hal ini berimbas pada berkurangnya stok gas alam.

Akibatnya, akan terjadi kenaikan harga komoditas energi di daratan Eropa.

Tak hanya itu, jika hal ini terus berlanjut maka dikhawatirkan dapat mengganggu rantai pasok global hingga berujung pada terjadinya inflasi.

Baca juga: RUSIA Ajukan 3 Syarat Ini untuk Hentikan Invasi kepada Ukraina, Begini Penjelasan Putin

Baca juga: Rusia Sebut Ukraina Telah Melakukan Provokasi Mengerikkan, Sabotase Serang PLTN Terbesar Eropa

Menanggapi hal ini, Presiden Prancis mengimbau warganya untuk tidak panik dalam menghadapi kemungkinan buruk yang terjadi.

“Kenaikan harga bensin, gas, bahan baku akan berdampak pada daya beli kita; di masa depan, harga tangki bensin, tagihan pemanas, biaya produk tertentu berisiko menjadi lebih tinggi,” kata Macron.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved