Perang Rusia Ukraina
AKIBAT PERANG Nasib 153 Warga Indonesia di Ukraina, Amerika Siap Terima Pengungsi
Sejumlah warga Ukraina mengungis ke negara terdekat seperti Polandia. Tapi bagaimana dengan nasib warga negara Indonesia di Ukraina?
TRIBUN-MEDAN.com - Perang antara Rusia dan Ukraina masih berlangsung.
Sejumlah warga Ukraina mengungsi ke negara terdekat seperti Polandia.
Tapi bagaimana kabar terkini dengan nasib warga negara Indonesia di Ukraina?
Baca juga: Cara Membedakan Gejala Omicron dengan Flu Biasa, Ciri-ciri Covid-19 Mirip seperti Batuk Mudah Lelah
Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemenlu RI) mencatat 153 warga negara Indonesia (WNI) ada di Ukraina setelah melakukan pendataan ulang sehubungan dengan status darurat yang diumumkan negara itu.
Baca juga: BERITA BOLA: Posisi Man United Mulai Diancam Arsenal, Manchester City Menang 1-0 Arsenal
“Sejak awal kami melakukan komunikasi dengan warga negara kita, kita meminta WNI untuk segera lapor diri. Saat ini tercatat ada 153 orang yang tercatat dalam database terbaru yang dimiliki KBRI Kiev,” kata Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha Kemenlu pada konferensi pers hari Sabtu (27/2/2022).
Judha mengatakan kota Kiev merupakan konsentrasi WNI terbanyak yang ada di Ukraina.
Baca juga: Di Balik Operasi Militer Rusia, Putin Sindir Kejahatan Perang Ukraina dan Dukungan Barat Langgar HAM
Sebanyak 82 WNI berlokasi di Kiev dan tinggal sementara KBRI.
Sebanyak 25 WNI ada di Odessa, 3 WNI ada di Lviv, 9 ada di Chernihiv, dan 4 di Kharkiv, sisanya masih tersebar di beberapa titik.
Judha mengatakan kondisi para WNI dalam keadaan aman, dan tinggal di beberapa rumah aman yang telah disiapkan KBRI.
Baca juga: Presiden Amerika Joe Biden Isyaratkan Perang Dunia Ketiga karena Putin, Rusia Bayar Harga
“Konsentrasi WNI kita terbesar ada di Kiev dan Odessa, mayoritas mereka adalah pekerja migran yang bekerja di sektor manufaktur dan hospitality,” kata Judha.
Amerika Siap Terima Pengungsi
Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki telah mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) siap untuk menerima pengungsi dari Ukraina.
Meskipun negara itu menilai bahwa mayoritas warga Ukraina mungkin lebih banyak yang bersedia untuk menetap di Eropa.
Dikutip dari laman Russia Today, Jumat (25/2/2022), saat ditanya apakah AS akan 'siap menerima pengungsi Ukraina' di tengah serangan Rusia di Ukraina, Psaki menjawab pihaknya siap kapanpun warga Ukraina membutuhkan.
Baca juga: BERANINYA Rusia Ultimatum Inggris Larang Pesawat Melintas Wilayah Udara, Dibalas Bulgaria dan Ceko
"Kami siap, kami tentu berharap bahwa sebagian besar (bisa ditampung). Namun mungkin mereka ingin pergi ke Eropa, ke negara-negara tetangganya," kata Psaki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warga-ukraina-mengungsi-ke-stasiun-kereta-bawah-tanah.jpg)