News Video

Mantan Kasar Narkoba Perintahkan Beli Motor Hadiah Babinsa TNI Pakai Uang Suap, Kemudian Membantah

Apakah benar uang sisa 166 (juta) digunakan untuk membayar press release, membeli satu sepeda motor dan membayar Wasrik?," tanya Kapolda.

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Terungkap harga sepeda motor yang dibelikan Kapolrestabes Medan sebagai hadiah pengungkapan narkoba kepada personel Babinsa Koramil 0201 -13/Percut Sei Tuan, Peltu Elieser Sitorus.

Dimana Peltu Elieser Sitorus pada 13 Juni 2021 dibelikan sepeda motornya jenis Revo Fit oleh Kapolrestabes Medan atas pengungkapan upaya peredaran ganja di Jalan Besar Medan Batang Kuis sebanyak 144 Bal dengan timbangan 148 kilo.

Hal ini terungkap saat interogasi Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak kepada dua anak buah Kombes Riko Sunarko yaitu eks Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan dan Kanit Narkoba Polrestabes Medan AKP Paul Simamora.

Dimana disebutkan bahwa harga sepeda motor tersebut senilai Rp 13 juta rupiah.

Dimana, aliran dananya yaitu Rp 7 juta dari Kapolrestabes Medan sementara Rp 6 juta dari Kompol Oloan Siahaan yang kala itu menjabat sebagai Kasat Narkoba Polrestabes Medan.

Namun ternyata Kompol Oloan sempat mengakui kepada Kapolda Panca Putra bahwa telah memerintahkan AKP Paul Simamora untuk membayarkan sepeda motor tersebut dari aliran uang suap yang diterima dari istri Bandar Narkoba yang total berjumlah Rp 300 juta.

Yang ternyata kemudian Oloan dengan cepat-cepat membantah hal tersebut bahwa masih rencana.

Fakta ini diungkapkan saat Oloan diinterogasi Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dalam konfrensi pers di Mapolda Sumut, Jumat (21/1/2022) mengungkap keterlibatan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dalam pusaran kasus suap ini.

Awalnya, Kapolda Irjen Pol Panca Simanjuntak menanyakan kepada AKP Paul Simamora.

"Benar kamu dalam pemeriksaan kode etik menerangkan bahwa ketika menghadap Kompol Oloan menjelaskan dalam pemeriksaan tersebut. Menjelaskan bahwa sisa uang digunakan untuk membayar press release, membeli satu sepeda motor dan membayar Wasrik (pengawasan dan pemeriksaan umum)?," tanya Panca.

"Siap Betul Jenderal," jawab AKP Paul.

"Itu dimana diserahkan?," tanya Kapolda lagi.

"Pada saat sidang kode etik," cetus Paul.

"Kenapa anda bisa menjelaskan hal itu di dalam sidang kode etik," tanya Kapolda.

"Siap, sesuai keterangan pak Kasat Kompol Oloan Jenderal," jawab Paul.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved