Berpacu dengan Waktu untuk Mengevakuasi Warga, ISIS Ledakkan Bom, 90 Warga dan 13 Militer AS Tewas
Kepanikan melanda ibu kota Kabul, Afghanistan, setelah dua serangan bom terjadi di luar Bandara Internasional Hamid Karzai, Kamis (26/8/2021).
Mereka diterbangkan dengan menggunakan 14 penerbangan militer AS dan 39 penerbangan koalisi (sekutu).
Presiden AS Joe Biden mengatakan upaya evakuasi masih berlanjut dan akan berakhir sesuai jadwal pada akhir bulan Agustus 2021 ini.
Serangan Bom di Tengah Evakuasi Warga
Dalam pemberitaan sebelumnya, kepanikan melanda ibu kota Kabul, Afghanistan, setelah dua serangan bom terjadi di luar Bandara Internasional Hamid Karzai, Kamis (26/8/2021).
Melansir Al Jazeera, Jumat (27/8/2021) ledakan bom yang disusul oleh tembakan senjata api itu menewaskan puluhan warga Afghanistan dan belasan prajurit Amerika Serikat.
Pemerintah AS sebelumnya menyebutkan, ada sekitar 60 warga Afghanistan dan 13 prajurit AS tewas dalam serangan tersebut. Namun berdasarkan update terbaru, korban tewas telah mencapai 90 warga sipil dengan 150 lainnya terluka. Laporan ini disampaikan seorang pejabat Afghanistan sebagaimana dilansir CBS, dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/8/2021).
Presiden AS Joe Biden pun mengutuk serangan tersebut dan bersumpah akan memburu pelakunya.
"Kami akan memburu kalian dan membuat kalian membayar apa yang sudah kalian lakukan. Saya akan melindungi kepentingan orang-orang kita dengan segala upaya," kata Biden.
Belakangan, pemerintah AS mengonfirmasi bahwa serangan itu dilancarkan oleh Islamic State Khorasan Province (ISKP) atau ISIS-K, kelompok terafiliasi ISIS yang berada di Afghanistan.
Juru Bicara Pentagon (Kementerian Pertahanan AS) John Kirby mengatakan, salah satu ledakan terjadi di Abbey Gate Bandara Internasional Hamid Karzai, sedangkan ledakan lainnya terjadi di dekat Hotel Baron.
Salah satu ledakan bom itu diduga kuat berasal dari serangan bom bunuh diri.
Kronologi
Diberitakan Kompas.com, Jumat (27/8/2021), ledakan bom pertama terjadi pada Kamis (26/8/2021) sekitar pukul 18.00 waktu setempat di dekat Hotel Baron, yang berada di dekat perimeter Bandara Internasional Hamid Karzai.
Hotel Baron digunakan oleh pemerintah Inggris untuk mengatur proses evakuasi warga Afghanistan yang ingin pergi ke Inggris.
Ledakan di dekat Hotel Baron itu diikuti oleh rentetan suara tembakan senjata api.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ribuan-warga-afghanistan-di-bandara-kabul.jpg)