Keluarganya Miskin, Jenazah Pasien Covid-19 Ini Ditelantarkan Rumah Sakit dan Satgas Covid-19

Viral video jenazah pasien Covid-19 di pemakaman Bumi Langgeng, Kota Jambi ditelantarkan oleh pihak rumah sakit dan satgas covid-19 Kota Jambi.

HO / Tribun Medan
Jenazah Maher Tobing pasien covid-19 terpaksa dimakamkan keluarga karena ditelantarkan rumah sakit dan gugus tugas kota jambi 

"Ini kali pertama kami menghadapi ini. Pengantaran jenazah Covid-19 biasanya ke TPU Pusara Agung untuk jenazah muslim. Di sana pihak yang memakamkan dari Satgas Covid-19 Kota Jambi sudah siap dan langsung menguburkan," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribun Jambi, Jumat (20/8/2021) malam.

Namun, kali ini pihaknya mengantarkan jenazah Covid-19 non muslim yang diantarkan ke Bumi Langgeng. Lanjut Dewi, pihaknya telah menelpon Satgas Covid-19 Kota Jambi mengenai jenazah ini.

"Oleh petugas Satgas, dikatakan pihaknya hanya melayani pemakaman di TPU Pusara Agung. Sedangkan untuk di Bumi Langgeng langsung oleh yayasan atau pihak gereja jika itu Kristen maupun Katolik," katanya.

Ia pun menegaskan, sebenarnya pihaknya tidak menelantarkan justru pihak Raden Mattaher membantu mengantarkan jenazah ke pemakaman.

"Kami tidak menelantarkan jenazah. Kami justru mengantarkan jenazah ke pemakaman. Kami juga tidak memiliki petugas pemakaman di rumah sakit," ujarnya.

Ia menyebutkan, adanya kemungkinan miss komunikasi antara pihak keluarga dan pihak pemakaman di Bumi Langgeng.

"Kami telah berkomunikasi dengan petugas pemakaman satgas kota. Sebelum video itu viral, kami berkomunikasi bahwa ada jenazah Covid-19 yang akan ke Bumi Langgeng," ucapnya.

Ia menyatakan, RSUD Raden Mataher sudah melaksanakan tugas sesuai tupoksinya.

"Kami sudah melakukan menjalankan sesuai tupoksinya. Hanya saja rumah sakit tidak sampai memasukan jenazah Covid-19 ke liang kubur. Di rumah sakit tidak ada protapnya sampai menguburkan. Itu menjadi bagiannya dinas Perkim," tambahnya.

Jawaban Satgas Covid Kota Jambi

Erwandi, Jubir Satgas Covid-19 Kota Jambi ikut angkat bicara soal jenazah pasien Covid-19 inisial MST yang videonya viral.

Ia mengatakan, pihak rumah sakit tempat jenazah pasien Covid-19 yang disebut terlantar itu, tidak koordinasikan pada tim pemakaman Pemkot Jambi.

Sehingga tidak ada satu pun tim khusus yang biasa memakamkan jenazah Covid-19 di Kota Jambi turut memakamkan sesuai prosedur, Jum'at (20/07/2021).

"Pemulasaraannya pakai tim RS sendiri, mereka punya tim pemulasaraan. Tetapi ketika mengantar ke pemakaman, tidak ada tim pemakaman dalam ambulans tersebut," kata dia. 

Pasalnya semua jenazah yang meninggal dengan dinyatakan Covid-19 di Kota Jambi harus dimakamkan menggunakan prosedur Covid-19.

Yaitu melalui tim pemakaman yang dibentuk dari Dinas Perkim Kota Jambi.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved