Keluarganya Miskin, Jenazah Pasien Covid-19 Ini Ditelantarkan Rumah Sakit dan Satgas Covid-19

Viral video jenazah pasien Covid-19 di pemakaman Bumi Langgeng, Kota Jambi ditelantarkan oleh pihak rumah sakit dan satgas covid-19 Kota Jambi.

HO / Tribun Medan
Jenazah Maher Tobing pasien covid-19 terpaksa dimakamkan keluarga karena ditelantarkan rumah sakit dan gugus tugas kota jambi 

Dia menjelaskan, adiknya tersebut dirawat sejak tanggal 11 Agustus 2021, dan dinyatakan meninggal dunia, pada Kamis (19/9/2021) pukul 06.00 WIB.

Setelah itu, ia dan keluarga menunggu proses pemulasaran jenazah sang adik hingga pukul 10.00 WIB.

Kemudian, setelah pukul 14.00 WIB, ambulan datang, dan mengantarkan jenazah sang adik ke kawasan pemakaman Bumi Langgeng.

"Yang memakamkan itu kami, dari keluarga bapak, mamak dan kawan-kawan adik, gada dari pihak rumah sakit," bilangnya.

Jawaban Pihak Rumah Sakit

Dirut RSUD Raden Mattaher Jambi, Fery Kusnadi, buka suara. Ia menyatakan tugas rumah sakit hanya sampai pada proses pemulasaran jenazah dan mengantar jenazah ke pemakaman.

"Pemakaman itu sudah tugas Satgas Covid-19 masing-masing daerah," jelasnya, saat dikonfirmasi Tribun Jambi Jumat (20/8/2021) sore.

Dia mengatakan tugas pihak rumah sakit tidak sampai memakamkan jenazah.

Melihat video viral itu, pihaknya telah menghubungi Satgas Covid-19 Kota Jambi. Hal itu karena kejadian ini berada di kawasan Kota Jambi.

"Kami sudah telepon ke satgas kota. Mereka bilang itu wewenangnya Bumi Langgeng (Lokasi pemakaman di Paal X)," ungkapnya.

Pemakaman jenazah Covid-19 muslim di Kota Jambi dimakamkan di TPU Pusaran Agung.

Sementara untuk yang non muslim dimakamkan di Bumi Langgeng "Jadi pihak rumah sakit hanya sekedar mengantar saja dan itu sudah menjadi persetujuan," pungkasnya.

Terpisah Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi mengatakan, terjadi miss komunikasi antara pihak keluarga, Satgas Covid-19 Kota Jambi dan pihak RSUD Raden Mattaher.

Pasalnya pihak rumah sakit selama ini hanya bertugas memulasaran jenazah Covid-19 dan tidak mengantarkannya sampai ke pemakaman.

Dewi mengatakan, saat rapat bersama dengan Satgas Covid-19 Kota Jambi, pihak Satgas Kota mengatakan kuwalahan mengurusi jenazah Covid-19 yang semakin meningkat.

Sehingga dari hasil rapat tersebut, jenazah Covid-19 tidak lagi dijemput oleh tim satgas, melainkan langsung diantar ke lokasi pemakaman oleh rumah sakit sejak Agustus ini.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved