Taliban Berhasil Kuasai Afghanistan, Terkuak Masuknya Aliansi China
Pergerakan cepat Taliban untuk menguasai Afghanistan ini rupanya tak lepas dari peran Donald Trump saat dirinya masih menjabat sebagai Presiden AS.
"Faktanya semua tempat telah diduduki. Lihat saja, Kabul dan Mazar-i-Sharif selanjutnya," tuturnya.
Taliban memang sudah semakin dekat ke ibu kota Afghanistan dan pusat pemerintahan, Kabul.
Pasalnya, Ghazi, salah satu ibu kota provinsi yang mereka duduki hanya berjarak 10 km dari Kabul.
Hanya dibutuhkan satu jam perjalanan dari wilayah tersebut.
Pergerakan cepat Taliban untuk menguasai Afghanistan ini rupanya tak lepas dari peran Donald Trump saat dirinya masih menjabat sebagai Presiden AS.
Pasalnya, Trum membuat kesepakatan dengan Taliban pada Februari 2020 lalu untuk menarik pasukan AS pada Mei 2021, selama kelompok itu berjanji tidak mendukung al-Qaeda dan ekstremis lainnya.
Melansir DW.com, (14/4/2021), Trump juga mencoba membuka jalan bagi negosiasi perdamaian antara pemerintah Afghanistan yang diakui secara internasional dengan milisi Taliban, meski pembicaraan sejak tahun lalu itu terhenti.
Dikutip dari Intisari, laporan intelijen nasional AS menyatakan bahwa Taliban 'yakin mencapai kemenangan militer'.
Diperkirakan Kabul akan jatuh ke tangan Taliban paling lambat 90 hari. Sebelumnya, pemerintahan Presiden Ashraf Ghani akan jatuh dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan setelah penarikan mundur pasukan Paman Sam.
Bahkan mungkin bisa lebih cepat, mengingat Taliban sudah menguasai kota terbesar kedua dan ketiga Afghanistan, yang kekhawatiran bahwa serangan ke Kabul hanya beberapa hari lagi.
Setiap hari, kota-kota penting Afghanistan telah jatuh ke tangan Taliban.
Seorang pejabat pemerintah mengkonfirmasi bahwa Kandahar, pusat ekonomi di selatan, sekarang berada di bawah kendali Taliban. Kini milisi telah menguasai 18 dari 34 provinsi, yang artinya Taliban sekarang menguasai sekitar 65 persen wilayah negara itu.
Provinsi yang sudah dikuasai Taliban:
- Zaranj (6 Agustus),
- Sheberghan (7 Agustus),
- Sar-e-Pul (8 Agustus),
- Kunduz (8 Agustus),
- Taluqan (8 Agustus),
- Farah (8 Agustus)
- Aybak (9 Agustus),
- Pul-e-Khumri (10 Agustus),
- Faizabad (11 Agustus),
- Ghazni (12 Agustus),
- Herat (12 Agustus),
- Kandahar (12 Agustus),
- Lashkar Gah (13 Agustus),
- Qala-e Naw (Agustus 13),
- Feruz Koh (13 Agustus),
- Pul-e Alam (13 Agustus),
- Terakot (13 Agustus),
- Qalat (13 Agustus).
- Ibu Kota Kabul dan Istana Kepresidenan (15-16 Agustus)
Wajah pasukan Taliban semringah dan segar tidak seperti gerilyawan Taliban tahun 1990-an (afp)
Dengan tekanan yang meningkat saat Taliban mendekat, ada laporan bahwa Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, mungkin akan berpidato di hadapan dunia terkait nasib pemerintahannya.
Sumber mengatakan bahwa Ashraf Ghani, kemungkinan akan berpidato dalam waktu dekat untuk memberi tahu mereka tentang nasib pemerintahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/milisi-taliban-kuasai-istana-presiden-afghanistan.jpg)