Breaking News

Pasien Meninggal Lebam

Dilaporkan Tuduhan Malapraktik, Ini Jawaban RSUP Adam Malik Soal Penderita Kanker Payudara

RSUP Adam Malik menjawab soal kecurigaan pasien kanker payudara meninggal dalam kondisi lebam dan kepalanya bolong

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Direktur RSUP Adam Malik dr Zainal Safri saat memberi keterangan soal jenazah lebam pasien kanker payudara Nurmala tambun, Senin (9/8/2021).(TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY) 

Tetapi, pihak keluarga meminta foto jenazah Nurmala sebelum dikebumikan.

Foto Nurmala pun sampai ke pihak keluarga. 

Baca juga: BIKIN MALU, Dokter Muda Maling Laptop di RSUP Adam Malik dan Sempat Kejar-kejaran

Di dalam foto tersebut, keluarga mendapati kejanggalan pada kondisi fisik Nurmala.

Sontak, keluarga menahan pihak RSUP Adam Malik untuk mengebumikan Nurmala. 

"Kejanggalannya ada luka bolong di daerah mata sebelah kanan, lidahnya keluar tergigit, matanya lebam mengeluarkan darah, dan ada benjolan di kepala," ungkapnya. 

"Selain itu, Nurmala kan direkam medis meninggal karena Covid-19, tapi kenapa jenazah dimandikan dan diganti bajunya," sebut Eben.

Baca juga: Berita Foto: Dua Karyawan RSUP Adam Malik Meninggal Dunia Tertimpa Pohon yang Tumbang

Adapun keanehan lain, lanjut Eben, dari tiga kali Swab PCR yang dijalani Nurmala, ada satu hasil PCR yang tidak didapat keluarga.  

Mendapati hal itu, pihak keluarga pun sempat marah terhadap pihak RSUP Adam Malik kenapa kondisi fisik Nurmala bisa sampai seperti itu. 

Anehnya, keterangan dokter yang diterima keluarga pagi tadi, utamanya soal luka bolong, justru tidak logis.

Karena dokter hanya menjelaskan kemungkinan karena pasien lebih sering tidurnya miring. 

Dikatakan Eben, saat itu ada beberapa dokter spesialis mata, paru - paru, dan darah.

Baca juga: Bayi Tanpa Anus di Simalungun Meninggal Setelah Jalani 4 Kali Operasi di RSUP Adam Malik

Para dokter itu berdalih bahwa darah yang ada di mata Nurmala hanya kotoran mata yang sudah dibersihkan pakai kapas. 

"Keterangan dokter itu banyak kejanggalan, makanya kami buat laporan ke Polrestabes Medan. Supaya jenazah diautopsi. Kami minta keadilan," tegasnya. 

Adapun sampai saat ini jenazah Nurmala masih ada di RSUP Adam Malik.

Keluarga pun tidak mengetahui apakah bola mata Nurmala masih ada atau tidak.

Karena kondisi jenazah yang menutup mata. 

Sementara pihak keluarga masih membuat laporan ke Polrestabes Medan. 

Pihak keluarga berencana jika SPKT sudah dibuat, maka pihak keluarga akan ke RSUP Adam Malik dan meminta jenazah Nurmala segera diautopsi ke RS Bhayangkara.(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved