Breaking News

Pasien Meninggal Lebam

Dilaporkan Tuduhan Malapraktik, Ini Jawaban RSUP Adam Malik Soal Penderita Kanker Payudara

RSUP Adam Malik menjawab soal kecurigaan pasien kanker payudara meninggal dalam kondisi lebam dan kepalanya bolong

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Direktur RSUP Adam Malik dr Zainal Safri saat memberi keterangan soal jenazah lebam pasien kanker payudara Nurmala tambun, Senin (9/8/2021).(TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY) 

Mereka mengatakan akan menyerahkan rekaman CCTV itu pada polisi. 

RSUP Adam Malik dilapor ke Polrestabes Medan terkait kematian tidak wajar Nurmala Tambun, pasien kanker payudara yang jenazahnya lebam-lebam.

Laporan disampaikan oleh keluarga korban pada Minggu (8/8/2021) siang. 

"Saat ini kami membuat laporan di Polrestabes Medan, agar ditindaklanjuti secara hukum dan bisa membawa jenazah Nurmala Tambun (48) untuk diautopsi ke RS Bhayangkara," kata Eben Tambunan, keluarga korban.

Baca juga: Pemuda Batak Geruduk RSUP Adam Malik Medan, Penderita Kanker Payudara Meninggal Dalam Kondisi Lebam

Eben menjelaskan, Polrestabes Medan sempat meminta agar keluarga terlebih dahulu menemui pihak rumah sakit, untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut, kenapa jenazah Nurmala Tambun lebam-lebam dan bola matanya luka. 

"Jadi tadi pagi pihak rumah sakit sudah memberikan keterangan kenapa bisa seperti itu kejadiannya. Tapi kami tetap tidak bisa terima. Karena ada banyak kejanggalan," ujarnya. 

Eben menceritakan, awalnya Nurmala Tambun dirawat di RSUP Adam Malik karena mengidap penyakit kanker payudara stadium 4 mulai 27 Juli 2021.

Baca juga: KORBAN TERTIMPA POHON Alami Patah Tulang, Kini Masih Dirawat Intensif di RSUP Adam Malik

Sampai mengembuskan nafas terakhir, Nurmala sudah sebanyak 6 kali menjalani kemoterapi.

Tepat di kemoterapi yang keenam, Nurmala pun mengalami kondisi yang sudah sangat lemah. 

Pihak RSUP Adam Malik kemudian melakukan tes Swab PCR yang hasilnya positif terpapar Covid-19.

Setelah itu Nurmala pun dirawat di ruangan isolasi khusus pasien Covid-19 pada 29 Juli 2021. 

Selama di ruangan isolasi, pihak keluarga tidak menjenguk atau menemui Nurmala.

Baca juga: Pasien RS Murni Teguh yang Gagal Bunuh Diri Terpapar Covid-19 dan Tumor Otak

Hingga akhirnya tepat Sabtu (7/8/2021) pukul 17.00 WIB pihak keluarga mendapat kabar dari dokter RSUP Adam Malik bahwa Nurmala sudah meninggal dunia. 

Setelah mendapat kabar menyedihkan tersebut, para keluarga pun langsung ke RSUP Adam Malik.

Rencana Nurmala akan dimakamkan dengan protokol Covid-19, sehingga keluarga tidak bisa melihat secara langsung jenazahnya. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved