Sidang Pembunuhan Keji

Tini Tjendra Histeris, Ungkap Kekejian Tiga Perantau Asal Nias yang Habisi Suaminya Secara Brutal

Tiga perantau asal Nias yang membunuh bapak kosnya dengan keji lantaran ditagih uang kos kini menjalani sidang lanjutan di PN Medan

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Tini Tjendra, istri korban pembunuhan menangis histeris hingga nyaris pingsan saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (4/8/2021).(TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Tini Tjendra, istri mendiang Djie Goon Gunawan alias Acek histeris menceritakan bagaimana suaminya dibunuh tiga perantau asal Nias yang menjadi anak kosnya.

Adapun tiga perantau asal Nias yang menghabisi Djie Goon Gunawan alias Acek diantaranya Faonasekhi Zamago, Bezisokhi Zalukhu dan Aperseven Zalukhu.

Ketiga perantau asal Nias ini membunuh korban dengan cara menghantamkan wajah korban menggunakan batu berkali-kali hingga korban tak dapat dikenali.

Alasannya pun sepele, lantaran tiga perantau asal Nias ini tidak terima ditagih uang kosnya oleh korban. 

Baca juga: SADIS, Tiga Perantau Asal Nias Habisi Pemilik Kos Karena tak Terima Ditagih Uang Kontrakan

"Apa lagi mau ditanya? Bukti-bukti semuanya waktu di polisi kan sudah ada," kata Tini Tjendra menangis histeris di PN Medan, Rabu (4/8/2021).

Tini yang tak kuasa terus-terusan dicecar pengacara ketiga terdakwa kemudian nyaris pungsan.

Ia terduduk lemah di kursi persidangan, sembari menitikan air mata karena tak kuat mengingat kekejian tiga perantau asal Nias yang membunuh suaminya. 

"Saya enggak menyangka pak hakim. Padahal saya juga tempo hari bantu masukkan (terdakwa) kerja di tempat kawan," ucapnya.

Sembari menangis, ia mengaku tak terima atas perbuatan sadis tiga perantau asal Nias ini kepada suaminya.

Baca juga: Kades di Nias Barat yang Korupsi Pembangunan SLB Akhirnya Divonis 7 Tahun

Sebab, aksi barbar dan sadis itu dilakukan hanya karena masalah sepele.

Selama ini, korban Djie Goon Gunawan alias Acek sudah bermurah hati menerima tiga perantau asal Nias itu di tempat kosnya.

Bahkan, Djie Goon Gunawan alias Acek menawarkan kepada ketiga terdakwa, bila belum mampu membayar lunas uang kos, maka bisa dicicil.

Namun, balasan tiga perantau asal Nias ini benar-benar keji.

Mereka membunuh korban dengan cara memukul wajah korban berkali-kali dengan batu saat korban menagih uang kos.

Pada persidangan kali ini, jaksa penuntut umum (JPU) turut menghadirkan saksi lainnya bernama Dika Ritonga.

Baca juga: SALING BACOK Hingga Kepala Bolong dan Tangan Nyaris Putus, Dua Lelaki di Nias Tewas Mengenaskan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved