Ekspose Kasus Pembunuhan Guru SD

Cerita Tiga Sekawan Atur Strategi Dalam Kasus Pembunuhan Guru SD di Toba Marta boru Butarbutar

Nasib nahas menimpa seorang wanita yang sehari-hari bekerja sebagai guru SD di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/MAURITS PARDOSI
Kedua tersangka pembunuhan guru SD sedang digiring setelah konferensi pers di Mapolres Toba pada Jumat (28/5/2021). 

Dalam konpers tersebut, Kapolres Toba juga membeberkan barang bukti yang didapatkan polisi dari kedua tersangka.

"Adapun barang bukti yang kita sita dari tersangka adalah sehelai celana dalam terdapat bercak darah, sehelai baju lengan pendek terdapat bercak darah," ujar AKBP Akala.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya menemukannya sepotong celana dengan bercak darah, sepasang sandal dengan bercak darah, sehelai kain putih dengan bercak darah, sebuah jaket hitam, bungkus rokok, dan satu unit sepeda motor.

"Sepeda motor yang kita tangkap ini tanpa nomor polisi," sambungnya.

Baca juga: TERUNGKAP Peran Junanda Hasibuan, Otak Pembunuhan Guru SD di Toba, Kini Diburu Polisi

Ia juga melanjutkan keterangan seputar hukuman yang akan dibebankan kepada para tersangka. Hal ini, ia sampaikan sesuai pasal yang disangkakan.

"Tindak pidana 'kejahatan terhadap jiwa orang' sebagaimana dimaksud dalam pasal 339 subs pasal 338 KUHP lebih subsider 170 ayat 1 ke -3 atau pasal 365 ayat 4 jo 53 KUHP jo Pasal 55, 56 KUHP Jo UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan anak-anak," sambungnya.

Kedua tersangka pembunuhan seorang guru SD Marta boru Butarbutar di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba telah ditangkap Polres Toba bekerjasama dengan Polda Sumut pada Rabu (26/5/2021).

Seorang tersangka Ricky Tambunan dihadiahi timah panas alias ditembak saat penangkapan terjadi. Kini tengah dilakukan konferensi pers di Mapolres Toba pada hari ini, Jumat (28/52021).

"Ancaman hukuman penjara seumur hidup atau ancaman hukuman 20 tahun penjara," pungkasnya.

Baca juga: Kapolres: Ketiga Tersangka Kasus Pembunuhan Guru SD di Toba Kerap Resahkan Warga Sekitar

Berdasarkan hasil visum dan autopsi, ada 24 luka tusukan yang dialami korban. Menurut Kasubbag Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir, ke-24 luka tikam itu berada di areal kepala hingga tubuh.

Adapun rinciannya 5 luka tusuk di bagian perut, 2 di bagian payudara, 1 di bagian ketiak, 1 lengan kiri, 1 di persendian lengan bahu, 1 di bagian sayap punggung.

Kemudian, 2 luka tikam pada lengan kiri luar, 1 pada pergelangan tangan kiri, 1 punggung kiri, 1 punggung tengah, 1 punggung tengah bawah, 1 bagian leher belakang.

Lalu, 1 luka tikam pada bagian rahang kiri, 2 di bagian pipih cekat daun telinga, 1 di bagian atas telinga kiri, 1 di bagian kepala pada dahi kiri, dan 1 di bagian pergelangan tangan kanan.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved