Berita Toba Terkini

Ibu Frater Christopher Saksikan Pencarian Jasad Putranya di Kawasan Air Terjun Situmurun Danau Toba

Korban tenggelam adalah pria inisial CR (21), tengah duduk di bangku kuliah Sekolah Tinggi Filsafat di Pematangsiantar.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
TENGGELAM - Korban tenggelam berinisial CR (21) masih dalam pencarian hingga hari ini, Minggu (12/4/2026). Ibu korban yang ditemani rombongan suster menangis sejadi-jadinya dan histeris. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Seorang ibu yang berada di tengah kerumunan warga menangis dan histeris saat menyaksikan pencarian jasad korban tenggelam di perairan Danau Toba, Minggu (12/4/2026).

Korban tenggelam adalah pria inisial CR (21), tengah duduk di bangku kuliah Sekolah Tinggi Filsafat di Pematangsiantar.

Sekolah tinggi bagian dari Unika Santo Thomas Medan ini adalah tempatnya mempersiapkan diri menjadi imam Katolik.

Frater ini tengah menjalani masa pendidikan pada semester dua. Berita duka menyelimuti keluarga besar STFT Santo Yohannes Pematangsiantar.

Pada Sabtu (11/4/2026), berita duka tersiar setelah informasi tenggelamnya fater tersebut muncul.

Seorang ibu yang ditemani rombongan suster menangis sejadi-jadinya dan histeris.

Ia setia menyaksikan pencarian putranya. 

Frater tersebut bersama rombongan baru saja melakukan studi dan corretio fraterna.

Usai kegiatan tersebut, ia bersama rombongannya menikmati rekreasi di kawasan Air Terjun Situmurun.

Setibanya di lokasi, para frater yang didampingi Romo Ngadiono tersebut berenang dan menikmati sejuknya air Danau Toba.

Ternyata, itulah hari terakhir bagi frater tersebut.

Menurut keterangan Romo Ngadiono yang ikut dalam rombongan, frater tersebut tiba-tiba kelelahan dan mengalami kram di kaki.

"Ia sempat berteriak minta tolong. Teman-temannya berusaha mengejar, namun derasnya arus membuat tubuh Christopher cepat terseret dan tenggelam," ujar Romo Ngadiono, Minggu (12/4/2026).

"Kami sudah berusaha, tapi arusnya kuat sekali. Dia langsung hilang," sambungnya. 

Rombongan segera melapor ke Tim SAR dan kepolisian.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved