Jadi Pelopor Kereta Api Supercepat di Dunia, Ternyata Jepang Pakai Dana Utang Bangun Shinkansen
Jepang mencatatkan sejarah jadi pelopor kereta api supercepat pertama di dunia dengan kereta bernama Shinkansen
Pembangunan kereta api supercepat pertama di dunia tersebut memaksa Jepang menanggung utang menggunung.
Pasalnya, dana untuk membangun Shinkansen sebagian dibiayai oleh pinjaman Bank Dunia.
Menurut phys.org, jumlahnya senilai $ 80 juta saat itu.
Bahkan, desainernya, Hideo Shima, bersama presiden perkeretaapian nasional, Shinji Sogo, mengundurkan diri dari jabatannya sebelum peresmian kerata Shinkasen.
"Pada tahun 1961, pinjaman dari Bank Dunia ke perkeretaapian nasional Jepang membantu mendanai salah satu proyek perkeretaapian yang paling maju
secara teknis di dunia - jalur New Tokaido (proyek Shinkansen) antara Tokyo dan Osaka yang mengangkut kereta peluru terkenal," dikutip dari dokumen worldbank.org.
Pembangunan jalur pertama yang membutuhkan 3.000 jembatan dan 67 terowongan untuk memungkinkan jalur yang jelas dan sebagian besar lurus,
menyebabkan pembengkakan biaya yang sangat besar.
Baca juga: Sosok Juria Hartmans, Model Seksi nan Cantik Asal Inggris, Pernah Dikabarkan Dekat Gading Marten
Sebagai pertanggungjawaban atas jabatannya, Hideo Shima dan Shinji Sogo pun mengundurkan diri.
Pada saat layanan kereta api diresmikan pada 1 Oktober 1964 dengan upacara yang dihadiri oleh Kaisar Hirohito dan Permaisuri Nagako, Shima juga tidak ikut serta.
Sementara para pengkritik sistem tersebut berpendapat bahwa banyak rute dibangun karena alasan prestise politik, dengan hanya sedikit memperhatikan apakah investasi tersebut masuk akal secara finansial.
Namun, kritik akhirnya berubah menjadi kebanggaan ketika konstruksi tersebut selesai tepat waktu sebelum Olimpiade Tokyo pada bulan Oktober 1964.
Hadirnya Shinkansen saat itu begitu istimewa bagi Jepang. Bahkan, malam sebelum perilisannya, warga Jepang rela mengantri di setiap stasiun
yang dilewati Shinkansen untuk menyaksikan kerata api supercepat tersebut.
Itu karena selain Shinkansen adalah kereta api supercepat pertama, ia juga dipandang sebagai awal kebangkitan Jepang