Demi Terlihat Seperti Barbie, Pria Ini Ngotot Oplas Habiskan Rp 280 Juta, Hasilnya Malah Jadi Begini
Selama bertahun-tahun sebelum mengubah penampilannya, Honza sudah tertarik pada apa yang disebut tampilan boneka Barbie.
“Akhirnya, saya membuat keputusan bahwa saya ingin menjadi seperti boneka plastik. Saya suka gadis yang terlihat seperti itu dan saya sendiri ingin terlihat seperti itu," tambahnya.
Jadi, pada 2017, Honza mendapatkan suntikan filler pertamanya di wajahnya dan ia terkesan dengan hasilnya.
Segera setelah itu, ia mulai lebih banyak lagi melakukan suntikan filler dan dibantu oleh temannya, yang memenuhi syarat untuk memberikan suntikan.
Baca juga: Kelompok Tani Tunggurono Gugat BUMN, BPN, dan Gubernur Sumut Terkait Lahan 63 Hektare
Dia mendapatkan suntikan secara gratis. Kemudian, dia mengatakan bahwa semua suntikan itu dia lakukan secara berbayar, maka diperkirakan ia telah menghabiskan uang sebanyak 15.000 pound sterling (Rp 282 juta).
“Saya punya 20 banyak filler di bibir saya saja. Saat ini, saya memiliki sekitar 90 ml di wajah saya.
“Saya memilikinya di pipi, dagu dan bibir saya. Saya ingin terus lanjut dan membuat wajah saya lebih seperti boneka."
Baca juga: Dua Sekawan Pelaku Bongkar Rumah Ditangkap Personel Polsek Patumbak
Selain suntik filler, Honza juga menjalani suntikan Botox. Masih tidak puas dengan penampilannya, pada Maret sebelum pandemi virus corona, ia pergi ke Slovakia untuk operasi pengencangan bibir yang menghabiskan biaya 2.274 pound sterling (Rp 42,7 juta).
Dia menjelaskan, “Saya sudah lama menginginkan prosedur ini, karena itu membuat bibir terlihat jauh lebih besar daripada jika Anda hanya melakukan filler."
“Saya butuh waktu untuk menemukan ahli bedah yang tepat. Saya berbicara dengan beberapa dan banyak yang berpikir bahwa apa yang saya inginkan tidak mungkin," ujarnya.
Baca juga: BEI Lebih Dekat ke Masyarakat, Pasar Modal Jadi Semakin Kuat
“Kemudian, saya menemukan dokter di Slovakia yang bisa membantu," ucapnya. “Pemulihannya sulit, tapi saya sangat senang dengan hasilnya,” imbuhnya.
Ketika dia pertama kali memulai transformasinya menjadi boneka Barbie manusia, Honza mengaku dia menarik diri dari tatapan dan komentar kejam.
Dia menjelaskan, “Beberapa orang masih memiliki sikap yang sangat kuno dan karena saya terlihat seperti laki-laki, tetapi memiliki bibir besar dan memakai riasan, saya akan mendapat banyak perhatian, yang tidak selalu positif."
Baca juga: Polda Sumut Petakan Seribuan TPS Rawan Kericuhan, 179 Kategori Sangat Rawan
“Sekarang setelah saya menjalani lebih banyak operasi dan lebih terlihat seperti perempuan, orang cenderung tidak bereaksi sebanyak dulu," ucapnya.
"Saya tahu penampilan saya ekstrem dan, karena saya pernah bermasalah dengan pekerjaan di masa lalu, karenanya, sekarang ketika saya pergi kerja, saya terlihat maskulin, mengenakan pakaian pria dan tanpa riasan," terangnya.
Baca juga: Seorang Suami Murka saat Pergoki Istri Selingkuh, Dipukuli Istri Sampai Babak Belur Lalu Mengikatnya
Saat ini, ia mengatakan sedang melajang, setelah serangan depresi membuatnya merasa lebih bahagia tidak berkencan.
Honza mengatakan dia masih berharap suatu hari bertemu dengan seorang wanita berpikiran terbuka, yang tidak menganggap penampilan Barbie-nya bermasalah (Kompas.com/Shintaloka Pradita Sicca)
SUMBER : GRID
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/2956294357.jpg)