9 Hari Jelang Pilkada di Sumut
Polda Sumut Petakan Seribuan TPS Rawan Kericuhan, 179 Kategori Sangat Rawan
Polda Sumatera Utara memetakan lokasi rawan terjadinya kericuhan selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Desember mendatang.
Penulis: Satia | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Polda Sumatera Utara memetakan lokasi rawan terjadinya kericuhan selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Desember mendatang.
Ada 1.352 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 23 kabupaten/kota yang dianggap rawan terjadi kerusuhan.
Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, bahwa dari 1.352 TPS rawan, 179 di antaranya masuk kategori sangat rawan.
"Semua TPS itu berpotensi terjadi rusuh. Karena ini pemilihan, mungkin ada yang diduga berlaku curang atau yang sengaja yang sengaja memancing keributan," katanya.
Ia mengatakan, guna mengantisipasi terjadinya kerusuhan, TNI/Polri akan melalukan pengawasan pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan saat Pilkada berlangsung.
Diharapkan pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 di 23 kabupaten/kota di Sumut dapat berlangsung damai.
"Dalam pesta demokrasi ini, mari kita berpesta tanpa ada saling bermusuhan. Pilihlah sesuai hati nurani tanpa ada paksaan, tanpa ada pengaruh dari pihak manapun," katanya.
(Wen/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemungutan-suara-ulang-4.jpg)